Rapat Paripurna Memanas, Syahar Pukul Meja Arfandy: Saya Tidak Ada Kutakuti di Sini

Rabu, 23 Juni 2021 15:57

Syaharuddin Alrif dan Arfandy Idris. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – – Rapat paripurna pandangan fraksi terhadap dua ranperda di lantai 9 DPRD Sulsel siang tadi berlangsung panas. Lantaran diakhir rapat, dua legislator Sulsel nyaris adu jotos.

Yakni antara Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Syaharuddin Alrif sekaligus pemimpin sidang dengan Arfandy Idris dari Fraksi Partai Golkar, Rabu, 23 Juni 2021.

Awalnya pembahasan ranperda tentang bantuan hukum bagi orang miskin dan ranperda kode etik dan tata cara badan kehormatan berjalan mulus.

Suasana berubah saat akhir kegiatan beberapa anggota fraksi melakukan interupsi.

Mereka meminta Syaharuddin yang saat itu memimpin sidang paripurna internal untuk lebih dulu menutup agenda sidang, sebelum meneruskan agenda selanjutnya.

Yaitu kegiatan launching e- aspirasi yang merupakan kegiatan dari Sekretaris DPRD Sulawesi Selatan.

Interupsi pertama dilakukan politikus Demokrat Selle KS Dalle, lantaran menilai agenda sidang memang tidak memuat soal launching e-aspirasi tersebut.

Anggota DPRD lainnya dari PDIP, Dan Pongtasik membela Syahar dengan menyebut agenda tambahan tersebut sudah disampaikan diawal sidang. Hal ini yang diprotes Arfandy Idris.

“Sebaiknya ditutup dulu agenda yang pertama ini. Baru masuk agenda selanjutnya. Ini agenda apa? (launching e- aspirasi). Tidak masuk dalam undangan,” tegasnya.

Mendengar ucapan itu, Syahar meminta Arfandy diam. Dia beralasan agenda tersebut sudah dibahas di awal dan tidak ada yang membantah.

Setelah agenda resmi ditutup, Syahar turun dari meja pimpinan sidang paripurna dan mendekati Arfandy lantas memukul meja dengan keras.

“Tidak begitu senior. Bapak kan senior di sini. Saya tidak ada ku takuti di sini,” kata Syahar.

Arfandy sempat merangkul Syahar yang tak lain Sekretaris DPW Nasdem Sulsel ini.

Namun suasana masih tampak tegang. Sejumlah anggota DPRD langsung melerai di antaranya anggota Fraksi PKB Fauzi A Wawo.

Atas kejadian yang melibatkan dua tokoh senior partai ini, Anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulsel, Azhar Arsyad menyampaikan lembaganya belum akan bersikap sampai ada laporan resmi dari salah satu pihak.

Terpisah, Ketua BK DPRD Sulsel, Irfan AB menyampaikan harapannya insiden siang tadi tidak berkepanjangan. Terutama menjadi gesekan lintas fraksi di DPRD Sulsel.

“Insya Allah tidak akan berdampak pada gesekan sesama anggota. Kesalahpahaman saja tadi,” kata politikus PAN Sulsel ini. (nsrn/fajar)

Bagikan berita ini:
4
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar