Sisa Pembayaran Utang Pemprov Bakal Dianggarkan di APBD Perubahan

Rabu, 23 Juni 2021 16:50

Plt Kepala Inspektorat Sulsel, Sulkaf S Latief (Foto: Selfi/Fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Utang Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang hingga saat ini belum dilunasi secara keseluruhan, rencananya akan dianggarkan dalam APBD Perubahan 2021.

Selain melalui metode penganggaran APBD perubahan 2021, pemprov juga akan mengambil salah satu opsi pelunasan utang melalui metode parsial.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Inspektorat Sulsel, Sulkaf S Latief mengatakan, dua metode ini muncul karena terdapat banyak hal yang mesti diperhatikan di dalamnya.

Sulkaf menyebutkan, pembayaran utang melalui dua opsi ini sementara dikoordinasikan dengan pihak DPRD Provinsi Sulsel. Pada intinya dia berharap para pihak ketiga dapat bersabar menunggu pembayaran.

“Jadi pemprov sekarang lagi bikin simulasi , melakukan koordinasi dengan DPRD, ini kita bayar di parsial atau di perubahan. Jadi kapan itu bukan ranahnya Inspektorat menentukan. Intinya kami harap para pihak ketiga di luar pemprov sabar. Bahwa memang kami minta maaf kejadian ini,” katanya, di Gedung Tower DPRD Sulsel, Rabu, (23/6/2021).

Ia menjelaskan, utang Pemprov yang ber SPM sebesar Rp304 miliar lebih. Namun, data terakhir tinggal Rp3 miliar. Keseluruhan kata dia, sudah siap untuk dibayar.

Kemudian ada juga utang non SPM, yang administrasinya berada di masing-masing OPD. Utang non SPM inilah kata Sulkaf, sementara direview.

Lebih lanjut kata dia, Rp92,715 miliar utang direview. Dari Dp92,715 miliar itu, terdapat Rp57,795 miliar yang secara administratif sudah lengkap dan bisa dibayar langsung melalui pembayaran. Sementara, Rp34,920 miliar menurut BPK masih perlu dilengkapi administrasinya.

Bagikan berita ini:
6
5
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar