Garuda Indonesia Kurangi Rute Internasional, Ekonom: Maksimalkan Penerbangan Dalam Negeri!

Kamis, 24 Juni 2021 15:36

Garuda Indonesia

Murtiadi menerangkan, berdasarkan data yang diliris BUMN, ternyata 78% pengguna pesawat (turis) didominasi oleh pengguna lokal dengan pengeluaran Rp 1.400 triliun. Sementara 22% pengguna pesawat dari asing dengan pengeluaran Rp 300 triliun. Karena itu, kebijakan untuk menutup sejumlah rute internasional dinilai sudah tepat sebagai langkah awal.

“Ini pun 22 persen masih bersaing dengan maskapai lainnya di luar negeri. Karena itu, sebaiknya memaksimalkan penerbangan dalam negeri yang prospek masih sangat menjanjikan bagi Garuda Indonesia,” jelasnya.

Ia memaparkan, fokus pada pasar domestik harus dilakukan Garuda Indonesia dengan membuat beberapa rute lokal yang tadinya satu destinasi itu menjadi beberapa destinasi untuk satu pesawat.

“Ini tujuannya agar penggunaan pesawat lebih efisien dan tidak membutuhkan banyak pesawat,” terangnya.

Selain itu, lanjut Dosen Ekonomi dan Manajemen ini, Garuda Indonesia perlu untuk meninjau ulang kembali sewa pesawat yang menggunakan biaya yang tinggi. Begitupula dengan model sewa yang bukan skema periode tetapi berbasis jam operasional.

Bagikan berita ini:
1
2
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar