Novel Baswedan Duga Pelaksanaan TWK Pegawai KPK sebagai Operasi Intelijen

Kamis, 24 Juni 2021 19:28

Penyidik senior KPK Novel Baswedan (Miftahulhayat/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menduga, pelaksanaan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) merupakan operasi intelijen untuk menyingkirkan para pegawai yang dinilai berintegritas. Terlebih kini terdapat 51 orang yang akan diberhentikan dari 75 pegawai KPK yang tidak memenuhi syarat TWK, sementara 24 pegawai KPK lainnya akan mengikuti tes ulang.

“Kalau ini adalah suatu operasi intelijen,” kata Novel dalam diskusi daring, Kamis (24/6).

Novel lantas mempertanyakan, pihak-pihak yang mengorder agar para pegawai yang bekerja secara profesional dipecat dari KPK. Menurut Novel, alih status pegawai KPK seharusnya hanya beralih statusnya menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan untuk baru mendapftar, apalagi untuk naik jabatan.

“Kami di KPK tidak sedang untuk naik pangkat, tidak ganggu jabatan,” tegas Novel.

Novel pun mempertanyakan, pihak-pihak yang justru melakukan profiling terhadap para pegawai KPK secara mendalam. Terlebih kediaman pegawai KPK juga turut didatangi.

“Saya sering mengikuti suatu proses seleksi yang di sana ada assessment dan nggak ada namanya assessment atau atau tes apapun itu ada profile,” ucap Novel.

Novel yang kerap kali menangani perkara-perkara besar di KPK ini lantas juga mempertanyakan, terkait operasi intelijen yang justru ingin menyingkirkan para pegawai KPK. Dia pun menyesalkan terjadinya hal ini.

Bagikan berita ini:
7
2
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar