Parpol Pengusung Husler-Budiman Pecah, PAN Ingin Segera Pansus, Golkar Melawan

Kamis, 24 Juni 2021 13:25

husler-budiman

FAJAR.CO.ID, MALILI—Bupati Luwu Timur, Budiman Hakim telah memimpin tiga bulan tanpa wakil bupati. Kondisi ini membuat banyak agenda penting di Luwu Timur yang tidak bisa dihadiri Bupati dan Sekda, sehingga muncul usulan pembentukan perda pengisian jabatan wakil bupati.

Sikap DPP Partai Golkar yang mengolor pengisian jabatan Ketua DPRD telah mengganggu proses pemilihan Wakil Bupati Luwu Timur.

Kondisi ini membuat konstalasi politik di tubuh partai pengusung pasangan HM Thoriq Husler (almarhum) dan Budiman Hakim di DPRD Lutim memanas.

Wakil Ketua DPRD Luwu Timur, Usman Sadik mengajukan usulan agar DPRD Lutim segera dibentuk Pansus Pengisian Jabatan Wakil Bupati.

“Jabatan wakil bupati Luwu Timur yang ditinggal Budiman Hakim yang kini menjabat Bupati Luwu Timur harus segara diisi,” tegas Usman.

Ketua Fraksi PAN DPRD Luwu Timur menilai seluruh fraksi partai pengusung sudah tidak sabaran lagi untuk menunggu pengisian jabatan ketua DPRD Luwu Timur karena belum ada nama yang turun dari DPP Partai Golkar.

Menurutnya, belum adanya kejelasan siapa yang ditunjuk jadi Ketua DPRD membuat fraksi partai pengusung tidak sabaran lagi membuat pansus pengisian jabatan wakil bupati.

“Pemimpin pansus tidak mesti Ketua DPRD, tapi bisa unsur pimpinan dewan dalam hal ini wakil ketua, “tegas Usman.

Ketua DPD PAN Luwu Utara ini menilai banyak agenda yang tertunda karena belum ada pengisian jabatan wakil bupati. Dia mencontohkan paripurna DPRD yang ditunda. Bahkan terjadi perdebatan di DPRD.Makanya, bulan Juli 2021 nanti, DPRD Luwu Timur wajib membentuk Pansus Pemilihan Wakil Bupati Luwu Timur. Agenda ini penting untuk kelancaran pemerintahan di Luwu Timur.

Bagikan berita ini:
4
4
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar