Pasca Bersitegang, Dua Legislator Sulsel Kembali Perlihatkan Kemesraan

Kamis, 24 Juni 2021 18:22

Syaharuddin Alrif dan Arfandy Idris dirangkul oleh Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dua legislator DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang sempat viral karena bersitegang dalam agenda Rapat Paripurna kini kembali memperlihatkan kemesraannya.

Kemesraan itu ditunjukkan dengan bersalaman di depan Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari usai Rapat Paripurna, Kamis, (24/6/2021). Tak lupa, Ina pun terlihat merangkul keduanya.

Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif, mengatakan, apa yang telah terjadi kemarin merupakan bagian dari dinamika sebagai wakil rakyat.

Ia menjelaskan, insiden itu terjadi ketika akan melaunching aplikasi E-Aspirasi yang akan memudahkan rakyat nantinya menyampaikan aspirasinya.

“Proses itu ada dinamika. Biasalah kalau kita mau menerima aspirasi rakyat. Peristiwa kemarin itu saya mau me-launching E-Aspirasi. Aplikasi ini akan memudahkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya, bisa lewat handphone,” katanya.

Namun dalam prosesnya kata dia, ada beberapa hal yang ia anggap tidak substansi. Pada intinya kata Syahar, apa yang ia lakukan demi kepentingan rakyat.

“Tapi dalam prosesnya ada saya anggap tidak sesuai dengan substansi. Dan akhirnya seperti itulah kejadiannya. Itu biasa, yang jelasnya saya konsisten. Saya teguh untuk memperjuangkan masyarakat Sulawesi Selatan. Mesti saya perjuangkan itu,” ujar Legislator Nasdem tersebut.

Sementara itu, Politikus Golkar, Arfandy Idris menyebutkan, insiden yang sempat terjadi disebabkan oleh adanya hal yang tidak tersampaikan.

Kendati demikian, ia menilai perbedaan sudah menjadi hal yang biasa. Pada intinya, kata dia, sebagai wakil rakyat, tetap memahami tugas pokok sebagai legislator.

“Ada pemahaman yang tidak tersampaikan. Inikan suasana dalam rumah sendiri. Jadi perbedaan biasa saja. Saya berterima kasih karena pimpinan DPRD mau mengklirkan. InsyaAllah jauh lebih baik. Dan masing-masing kita memahami apa yang mejadi tugas pokok kita di DPRD,” tutur anggota DPRD Sulsel itu.

Sekadar diketahui, ketegangan keduanya bermula dalam sidang paripurna, Rabu, (23/6/2021) kemarin. Syahar sebagai pimpinan sidang ingin melanjutkan persidangan dengan peluncuran aplikasi E-Aspirasi. Karena menurutnya itu sudah disampaikan sebelumnya.

Namun, sepengetahuan ArfandArfandiy, launching aplikasi tak masuk dalam agenda persidangan. (selfi/fajar)

Bagikan berita ini:
8
4
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar