Pola Hidup Sehat Cegah Pandemi Covid-19

Kamis, 24 Juni 2021 14:26

ILUSTRASI. Kini masyarakat mulai sadar dan disiplin untuk hidup lebih bersih dan sehat. Salah satunya dengan cara sederh...

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Peran keluarga untuk melawan pandemi dimulai dari rumah. Jalankan pola hidup sehat dan menekankan pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

Ahli Kebijakan Kesehatan Lingkungan Unhas, Prof Sukri Palutturi, mengatakan, pandemi membuat kebiasaan dan gaya hidup ikut berubah. Semua orang perlu menyesuaikan diri dengan situasi saat ini.

“Protokol kesehatan di lingkungan keluarga itu penting. Kita harus memastikan anggota keluarga tidak terpapar ketika beraktivitas di luar rumah. Maka, langkah preventif penting dilakukan oleh semua anggota keluarga,” ujarnya, Rabu, 23 Juni.

Penegakan prokes di lingkungan keluarga jangan dibuat kaku. Kata Sukri, perlu dibangun suasana yang menyenangkan agar anggota keluarga merasa nyaman dan betah di rumah.

“Misalnya dari untuk makanan. Selain memiliki nutrisi yang bagus untuk imun, perlu ada variasi masakan agar anak tidak jenuh,” sarannya.

Orang tua juga harus memberi ruang kepada anak untuk bisa mengeskplorasi kemampuan. Perkembangan teknologi cukup menunjang hal tersebut. Kata Prof Sukri, di dalam rumah mestinya ada ruang bisa menopang kreativitas yang bisa digunakan oleh seluruh anggota keluarga.

Memanfaatkan jaringan internet, sangat memungkinkan anak nyaman untuk betah di rumah. “Selain itu, pandemi membuat kita untuk membiasakan untuk hidup dengan pola sehat. Jadi orang tua harus mulai mengatur jadwal berolahraga. Seperti joging bersama di luar, itu bisa memberi sesuatu yang menyenangkan,” kata Prof Sukri.

Untuk meminimalisasi interaksi anak dengan lingkungan luar, maka perlu dijadwalkan pula untuk kegiatan jalan-jalan bersama. Misalnya, ke restoran bersama. Pastikan area itu steril dan aman.

Untuk protokol kesehatan seperti pakai masker dan cuci tangan sudah menjadi sesuatu yang wajib. “Kalau nutrisi harian terjamin dan kondisi psikologis terjaga, itu sudah bagus untuk lingkungan keluarga,” terangnya.

Ketua Program dan Kampanye Adaptasi Sosial Makassar Recover, Ahmad Susanto mengatakan, peran lingkungan keluarga sangat penting dalam menekan laju pandemi.

“Kita juga akan koneksikan dengan aplikasi Makassar Recover. Salah satunya menjadi indeks untuk mengukur tingkat kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan,” papar dia.

Jika keluarga mampu disiplin menjalankan prokes, lanjut Ahmad, Pemkot Makassar telah menyiapkan reward. Di sisi lain lockdown skala kecil diberlakukan ketika ada kasus positif di atas 30 persen. Jika itu terjadi, maka lockdown diberlakukan. (ard/yuk)

Bagikan berita ini:
10
8
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar