Selama Cakupan Vaksinasi Masih Dibawah 50%, Tak Ada Jaminan Sulsel Akan Tetap pada Zona Hijau

Kamis, 24 Juni 2021 13:29

Prof Tasrief Surungan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Fenomena osilasi atau fenomena timbul tenggelam pertumbuhan Covid-19 menjadi keniscayaan di banyak wilayah, termasuk di tanah air.

Sejak pertengahan Mei 2021, laju pertumbuhan cenderung meningkat, bahkan melampaui laju pertumbuhan sebelumnya, dimana kasus harian secara Nasional sampai pada kisaran15 ribu per hari.

Masyarakat tidak boleh lengah. Tetap harus konsisten menjalankan protokol kesehatan, dari semula 3M, menjadi 5M, yaitu mencuci tangan, mengenakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Guru Besar Fisika Teoretik FMIPA Universitas Hasanuddin Makassar, Prof. Tasrief Surungan menegaskan, yang patut diwaspadai adalah Jakarta sebagai kota hub (gerbang utama) yang menjadi penyumbang terbesar, dengan jumlah kasus harian hampir 5 ribu per hari.

Ini jelas indikasi tentang gelombang ketiga yang sangat urgen diwasapadai, sebab disinyalir sebagai akibat dari masuknya varian Delta, penyebab Tsunami Covid India pada awal Mei lalu.

“Kerumunan masif dalam masa pandemi Covid selalu menyebabkan lonjakan pertumbuhan kasus. Kita tidak boleh lupa kecenderungan pertumbuhan kasus pasca Pilkada Serentak tahun lalu dan beberapa kali perayaaan hari keagaamaan,” cetus Prof Tasrief kepada fajar.co.id, Kamis (24/6/2021).

Oleh sebab itu, lanjutnya, kecenderungan peningkatan jumlah kasus dalam dua pekan ini harus benar-benar diwaspadai sebab masyarakat tidak lama lagi akan memasuki perayaan Idul Adha.

Bagikan berita ini:
7
3
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar