Sudah Vaksinasi Covid-19, 14 Dokter Meninggal karena Virus Korona Sepanjang Februari-Mei

Kamis, 24 Juni 2021 16:49

ILUSTRASI. IDI mengumumkan sebanyak 14 dari 61 dokter yang sudah divaksinasi meninggal setelah terpapar Covid-19 sepanja...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sudah divaksinasi bukan menjadi jaminan tidak tertular Covid-19. Para dokter dan tenaga kesehatan pun terinfeksi Covid-19 sekalipun sudah divaksinasi, bahkan sebagian di antaranya meninggal dunia. Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengumumkan sebanyak 14 dari 61 dokter yang sudah divaksinasi, meninggal setelah terpapar Covid-19 sepanjang Februari-Mei 2021.

Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar IDI dr. Moh. Adib Khumaidi menyebutkan 10 orang telah mendapat dua dosis vaksin Covid-19, sementara 4 lainnya baru menerima satu dosis. Sementara 47 dokter lainnya yang meninggal belum divaksin lantaran tidak memenuhi syarat vaksin terkait komorbid alias penyakit penyerta yang mereka miliki.

Mengapa angka kematian masih bisa terjadi sekalipun sudah vaksinasi? Pihaknya masih mengumpulkan informasi dan analisis lebih lanjut. Namun salah satu alasannya adalah karena dokter tersebut punya riwayat penyakit komorbid.

Sepak Bola Dunia Berduka, Davide Astori Meninggal Dunia

“Kondisi sampai meninggal harus kita data, ataukah memang ada komorbid atau atau tidak. Tapi yang jelas komorbid memperparah kondisi pasien, seperti di Kudus dari 380-an nakes yang terpapar, 70 orang itu dokter, sudah divaksin. Dan yang kritis dan meninggal ada satu, faktor usia di atas 60 tahun dan ada komorbid,” ungkapnya kepada JawaPos.com, Kamis (24/6).

Menurut dr. Adib, gambaran di Kabupaten Kudus dua minggu pasca Lebaran saat itu mulai terjadi kenaikan kasus. Selain kasus Covid-19, kata dia, pasca Lebaran juga memicu munculnya penyakit lain seperti diare, tipes dan DBD.

Bagikan berita ini:
4
6
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar