Vonis 4 Tahun HRS Disebut Berlebihan, Tokoh NU: Janganlah Kebencianmu Membuatmu Ga Adil

Kamis, 24 Juni 2021 14:28

Akhmad Sahal / Twitter

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Amerika Serikat, Akhmad Sahal ikut berkomentar atas vonis 4 tahun yang diterima Habib Rizieq Shihab (HRS) dalam kasus penyebaran berita bohong hasil swab tes PCR Covid-19 di Rumah Sakit UMMI, Bogor, Jawa Barat.

Menurutnya, vonis yang diterima HRS itu sangat berlebihan. Terlebih yang dilakukan HRS hanya menutupi hasi tes swab dirinya.

“Ini berlebihan. Kalo Rizieq divonis 4 thn krn tebar kebencian SARA kek ancam penggal kepala dll, saya setuju. Tp kalo krn kasus Data Swab, ini lebay,” katanya di akun Twitter @sahaL_AS, Kamis (24/6/2021).

Dirinya juga memberikan saran kepada pemerintah dan aparat hukum untuk berbuat adil.

“Jgnlah kebencianmu pada suatu kaum membuatmu ga adil, kata Quran,” ungkapnya.

Pernyataan tokoh NU itu mendapat apresiasi dari budayawan, Sudjiwo Tedjo. Dirinya kagus ke Akhmad Sahal, meski pendukung Presiden Jokowi tapi tetap bijak menyikapi kasus HRS.

“Ini yang antara lain aku suka dari Kyai @sahaL_AS .. ndukung Pak @jokowi tapi nggak membabi-buta .. salut,” ucapnya di akun Twitter @sudjiwotedjo.

Seperti diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memvonis Rizieq Shihab empat tahun penjara terkait kasus tes usap di Rumah Sakit UMMI Bogor, Jawa Barat.

“Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah. Menjatuhkan pidana penjara selama empat tahun,” kata Ketua Majelis Hakim Khadwanto, saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (24/6).

Bagikan berita ini:
10
6
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar