Eks Kadis PU Enrekang Dilaporkan Kejati Dugaan Korupsi, Pelapornya Bekas Bawahannya

Jumat, 25 Juni 2021 06:20

ENREKANG, FAJAR — Mantan Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Enrekang, melaporkan mantan Kepala Dinasnya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel atas dugaan tindak pidana korupsi.

Mantan Sekertaris Dinas PUPR Enrekang, Syarifuddin merupakan eks napi korupsi pada kasus pekerjaan peningkatan rehabilitasi ruas Jalan Pabaian-Tombang 2016 lalu.

Ia telah menjalani hukuman 1 tahun penjara setelah dinilai melanggar pasal 3 UUPTK yang mengakibatkan kerugian negara kurang lebih Rp1 miliar.

Namun, setelah menghirup udara bebas Syarifuddin melaporkan mantan Kadis PUPR, Abdullah Sennneng yang saat ini menjabat sebagai Kadis BPBD Enrekang, ke Kejati Sulsel atas dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pada kasus yang sama.

Syarifuddin mengatakan, mantan Kadis PUPR Enrekang itu juga harus bertanggung jawab atas kasus tersebut. Menurutnya, mantan atasannya itu ikut menandatangani surat perintah membayar (SPM) yang mengakibatkan kerugian negara.

“Saya dianggap bersalah karena menandatangani SPM yang mengakibatkan kerugian negara. Nah, saat itu bukan cuma saya tandatangan tapi mantan kadis juga, karena dia memang selaku pengguna anggaran. Terus kenapa cuma saya yang dihukum,” katanya kepada FAJAR, Kamis, 24 Juni.

Ia mengungkapkan, saat itu dirinya sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam proyek tersebut. Sebagai bawahan kata dia, dirinya hanya melakukan yang diperintahkan atasan. Di fakta persidangan lanjut Syarif, kerugian negara ini muncul diakibatkan ada tandatangan mantan Kadis PU.

Bagikan berita ini:
5
6
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar