Nasabah BRI Kecewa, Terlilit Kredit Macet, Rukonya Digadai Jauh dari Harga Pasaran

Jumat, 25 Juni 2021 15:14

Ilustrasi kredit macet

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Lelaki bernama Prasetya Perdana Putra tak menyangka bahwa ia tertimpa kredit macet di bank BRI. Akhirnya, ruko miliknya di Jalan Sungai Saddang Baru harus terlelang.

Yang paling disesalkan oleh Prasetya, taksiran rukonya itu malah dipatok dengan harga yang jauh dari harga pasaran, yani Rp1,5 miliar.

Padahal harga itu jauh dari harga saat ia pertama kali membeli ruko itu pada tahun 2013 yakni sebesar RpRp3,2 miliar dengan fasilitas kredit investasi dari BRI. Dan dari hasil lelang rukonya itu, pria berusia 30 tahun itu tidak mendapat apa-apa.

“Aset senilai Rp4 miliar dilelang hanya Rp1,5 miliar. Sangat merugikan nasabah. Ruko yang terletak di Jalan Sungai Saddang Baru terdiri atas dua petak tuko berlantai tiga,” katanya, Jumat (25/6/2021).

Dia bercerita, pada saat Prasetya membeli ruko itu dengan fasilitas BRI senilai Rp3,2 miliar pada 2013 lalu. Tetapi, dia lebih dulu diminta untuk membayar Rp1,4 miliar, sebagai uang muka.

Setelah itu, barulah Prasetya membayar angsuran itu atas pembelian ruko itu sebesar Rp34 juta per bulan. Namun pada angsuran ke 10, Prasetya mulai kesulitan.

Dia mulai tertimpa kredit macet hingga akhirnya ruko miliknya itu dilelang oleh pihak bank plat merah tersebut. Sayang, hasil lelang itu hanya Rp1,5 miliar. Itu jauh dari harga ruko itu yang tiap tahun naik dan kini mencapai Rp4 miliar rupiah.

Bagikan berita ini:
6
1
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar