Nirwan Arifuddin Bakal Dilapor ke Mahkamah Partai Golkar, Gara-gara Kasus Ini

Jumat, 25 Juni 2021 20:02

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Golkar Bulukumba, Nirwan Arifuddin.

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA — Nirwan Arifuddin akan dilaporkan ke Mahkamah Partai Golongan Karya (Golkar), pasca melakukan pemberhentian kepada seluruh Pimpinan Kecamatan (Pincam) jelang Musyawarah Daerah (Musda) Bulukumba.

Nirwan Arifuddin dianggap menyalahi kewenanganya selaku Pelaksana Tugas (Plt) Ketua, dengan berencana menang di Musyawarah Daerah (Musda) secara aklamasi, dengan menempatkan sejumlah pengikutnya menjabat di kecamatan.

Pincam Rilau Ale, Abdul Salam mengatakan, manuver Nirwan merebut Golkar Bulukumba sangat licik. Pasalnya, dia menggunakan kewenanganya selaku Plt ketua dengan cara tidak benar.

Padahal, selaku Plt, Nirwan hanya bertugas untuk memperlancar Musda, bukan merombak kepengurusan sebelum adanya ketua yang terpilih.

“Kami sebagai pincam yg sudah bekerja berdarah-berdarah berjuang di Pileg, Pilpres, Pilkada sudah bercucuran keringat untuk partai, tapi di ahir menjelang musda kok tiba-tiba kami di Pltkan Ada apa dengan plt DPD II? Tolong hargai jasa-jasa kami,” Kata Abdul Salam pada Harian Fajar, Kamis, 24 Juni 2021.

Memberhentikan sebagai Pimcam katanya, tidak dibenarkan dalam aturan mana pun, termasuk Petunjuk Organisasi (PO) yang tak satupun satu poin pun yg menghalalkan hal tersebut.

” Saat pleno kami di Pltkan, kami berjuan dengan ingin masuk keruangan dilaksanakannya pleno, namun kami dihalangi masuk oleh preman suruhan Nirwan yang berjaga,” kata Abdul Salam.

Pasca kejadian tersebut, dirinya telah melaporkan hal ini di kantor polisi, dengan nomor laporan STTLP/266/VI/2021/SPKT RES BLK.

Bagikan berita ini:
3
9
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar