Peneliti Universitas Oxford Kembangkan Metode Memprediksi Kemanjuran Vaksin Covid-19 dari Tes Darah

Jumat, 25 Juni 2021 22:47

Ilustrasi Vaksin Covid-19.Foto: Daily Sabah

FAJAR.CO.ID, NEW YORK — Para peneliti di Universitas Oxford pada Kamis (24/6) mengatakan telah mengembangkan sebuah metode untuk memprediksi kemanjuran vaksin Covid-19 berdasarkan tes darah. Ini berpotensi membuka jalan pintas uji klinis besar-besaran yang semakin sulit dilakukan.

Para peneliti melihat konsentrasi berbagai antibodi penangkal virus dalam darah partisipan uji coba setelah mereka menerima vaksin yang dikembangkan oleh AstraZeneca dan Universitas Oxford, yang kini dikenal sebagai Vaxzevria. Dengan melihat partisipan mana yang kemudian mengalami gejala Covid-19 dan yang tidak, para peneliti menemukan sebuah metode yang diharapkan akan memprediksi seberapa kuat vaksin lainnya berdasarkan penelitian darah.

“Data tersebut dapat digunakan untuk memprediksi kemanjuran vaksin baru di mana uji coba kemanjuran yang lebih besar tidak dapat dilakukan,” katanya dalam dokumen mereka, yang diunggah pada Kamis dan diajukan untuk tinjauan sejawat untuk publikasi selanjutnya dalam jurnal ilmiah.

Para peneliti Oxford memperingatkan bahwa lebih banyak tugas yang dibutuhkan untuk memvalidasi model mereka untuk banyak varian Covid-19 lebih menular yang mengkhawatirkan.

“Ada kebutuhan yang mendesak untuk menambah pasokan vaksin dunia, namun pengembangan dan persetujuan vaksin baru membutuhkan waktu berbulan-bulan. Kami berharap bahwa pemanfaatan korelasi antara produsen dan regulator dapat mempercepat proses tersebut,” kata Andrew Pollard, Direktur Grup Vaksin Oxford sekaligus investigator utama dalam uji coba vaksin Oxford.

Bagikan berita ini:
6
10
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar