Rumah Sakit Makin Penuh, DPR Desak Pemerintah Segera Fungsikan Asrama Haji untuk Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Jumat, 25 Juni 2021 19:50

ILUSTRASI. IDI mengumumkan sebanyak 14 dari 61 dokter yang sudah divaksinasi meninggal setelah terpapar Covid-19 sepanja...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto meminta pemerintah segera memfungsikan asrama haji di seluruh Indonesia sebagai ruang isolasi pasien positif Covid-19. Sebab, tingkat keterisian rumah sakit makin penuh dan terbatas.

“Ada sebanyak 27 asrama haji di seluruh Indonesia dengan total 3.465 kamar yang bisa difungsikan menjadi ruang isolasi untuk pasien Covid-19,” kata Yandri, Jumat (25/6).

Menurut Yandri, dengan tidak adanya jamaah haji tahun 2021, maka asrama haji bisa difungsikan sepenuhnya sebagai tempat isolasi pasien Covid-19. Ia mengatakan, solusi menggunakan asrama haji bisa menghemat anggaran untuk isolasi pasien daripada menggunakan hotel yang membutuhkan biaya besar.

“Fasilitas asrama haji tentu baik dan layak untuk menjadi ruang isolasi pasien, apalagi sekarang seperti Wisma Atlet juga sudah makin penuh karena masuk harus antre,” ujar Yandri.

Namun tentunya, untuk mengubah fungsi asrama haji menjadi ruang isolasi membutuhkan fasilitas tambahan. Karena haji batal, dana APBN yang disiapkan untuk haji bisa dilakukan refocusing sebagian untuk pelayanan pasien Covid-19 di asrama haji.

“Dana APBN yang disiapkan untuk pelaksanaan haji tahun 2021 juga bisa dilakukan refocusing sebagian untuk penanganan Covid-19,” sambungnya.

Begitu juga dengan koordinasi lintas kementerian untuk segera dilakukan untuk mengubah fungsi asrama haji menjadi ruang Isolasi. Langkah itu harus segera dibahas dan dieksekusi lintas Kemenag dan Kemenkes. Selain itu, dibutuhkan koordinasi dengan pemerintah daerah.

Bagikan berita ini:
5
5
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar