Untuk Lawan Politik Habib Rizieq, Analisa Pengamat Ini Bisa Bikin Was-was

Jumat, 25 Juni 2021 14:04

Mantan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab-- FOTO : Issak Ramdhani / Fajar Indonesia Network

FAJAR.CO.ID, JAKARTA— Pengamat politik Jamiluddin Ritonga mengatakan vonis 4 tahun yang diterima Habib Rizieq Shihab (HRS) secara politis akan banyak menaruh simpati publik karena diduga tidak diberlakukan adil.

“Secara politis, putusan empat tahun terhadap Rizieq dihawatirkan akan menambah banyak anak bangsa yang simpati kepadanya,” ujarnya kepada Pojoksatu.id (jaringan Fajar.co.id) di Jakarta, Jumat (25/6/2021).

Jamiluddin menilai, semakin mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu dizolimi maka akan semakin besar pengaruhnya di tengah masyarakat. Hal ini patut diwaspadai oleh lawan-lawan politik HRS.

“Jadi, semakin Rizieq dizolimin, akan semakin besar pengaruhnya secara politis. Hal itu harusnya disadari lawan-lawan politik Rizieq,” pungkasnya.

Tak hanya itu, ia menduga majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur tidak independen dalam vonis 4 tahun kasus Habib Rizieq Shihab (HRS).

“Pengadilan majelis hakim masih belum independen dalam memutus suatu perkara,” kata Jamiluddin

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur memvonis terdakwa Rizieq Shihab dengan pidana penjara 4 tahun terkait tes swab palsu.

Vonis 4 tahun penjara karena terbukti melakukan tindak pidana dan turut serta menyebarkan berita bohong perihal tes swab di RS Ummi Bogor.

“Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Muhammad Rizieq bin Husein Shihab alias Habib Muhammad Rizieq dengan pidana penjara selama 4 tahun penjara, karena terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah,” kata Majelis Hakim Khadwanto di PN Jaktim di hari itu juga.

Bagikan berita ini:
9
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar