Agar Kreatif dan Inovatif, UMKM Dituntut Menggandeng Generasi Milenial

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Pelaku UMKM dituntut mengubah cara pandang berbisnis dengan menggandeng generasi milineal. Guna mendobrak bangkitnya produk-produk lokal kreatif dan inovatif UMKM dalam ekosistem ekonomi digital.

Sebagai generasi penerus bangsa yang akan menjadi motor penggerak usaha lokal dan UMKM, generasi milenial harus memiliki rasa cinta dan bangga terhadap produk buatan Indonesia.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulsel, La Tunreng menyebut generasi milennial punya pengaruh pada bisnis karena mereka dipenuhi dengan ide-ide segar, inovatif, bahkan anti mainstream.

“Kalau ini bisa dimanfaatkan mengembangkan bisnis maka kita bisa berkompetisi dan lebih mudah memenangkan pasar,” katanya dalam gelaran training bertajuk “Optimalisasi SDM untuk Melejitkan Profit Bisnis”, di Makassar, Sabtu (26/6/2021).

Selain itu, koneksi networking dan wawasan luas terkait teknologi menjadi keuntungan tersendiri bagi bisnis.

La Tunreng juga mengurai bagaimana mensiasati generasi millineal yang kerjanya fleksibel, lingkungan kerja yang egaliter, transparansi kondisi perusahaan dan kebiasaan umpan balik.

Praktisi HRD, Arifuddin menambahkan, kiat pengembangan SDM dengan pendekatan DISC. Dikatakannya, DISC sebaagi tool pengenal perilaku dalam pengembangan SDM mulai proses rekrutmen, hingga seleksi.

“Pendekatan DISC membagi 4 tipe perilaku individu ketika berinteraksi dengan lingkungannya, yakni singkatan dari Dominant (Dominan), Influence (Berpengaruh), Steadiness (Stabil) dan Compliant (Patuh),” urainya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan