Garuda Indonesia Dilarang Terbang ke Hongkong, Ini Respons Kemenhub

Sabtu, 26 Juni 2021 16:04

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Novie Riyanto menegaskan, bahwa penutupan penerbangan dari Indonesia ke Hongkong merupakan hal wajar yang harus dihormati dan disikapi secara bijak di tengah situasi pandemi Covid-19.

Dapat disampaikan, bahwa maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dilarang terbang ke Hong Kong, China. Kebijakan larangan penerbangan ini berlaku mulai 22 Juni hingga 5 Juli mendatang.

“Setiap negara memiliki hak dan langkah antisipasi yang berbeda dalam melindungi warganya, salah satunya dengan melakukan penutupan penerbangan dari dan ke negara lain yang memiliki kasus penyebaran Covid tertinggi,” kata novie, Sabtu (26/6/2021).

Novie menjelaskan, bahwa Indonesia sebelumnya juga pernah melakukan langkah antisipasi melindungi masuknya warga negara asing yang sedang mengalami wabah di negaranya.

“Indonesia pernah mengambil sikap melarang masuknya warga negara dari atau transit di Inggris ke Indonesia, begitupun dengan warga negara India. Jadi larangan terbang dari Indonesia ke Hongkong merupakan hal yang wajar” ujarnya.

Bagikan berita ini:
5
4
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar