Makassar Zona Oranye

Sabtu, 26 Juni 2021 11:06

Covid-19 Makassar

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Kota Makassar masih berada di zona oranye penyebaran Covid-19. Penularan virus korona pada anak-anak pun sangat perlu diwaspadai.

Betapa tidak, kasus positif Covid-19 pada anak (usia dini) 0-18 berada di peringkat kedua tertinggi setelah usia produktif yaitu 24.298 kasus.

Di Makassar, kelompok usia dini yang terkonfirmasi positif mencapai 3.485 kasus. Bahkan melampaui kelompok rentan lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun dengan 2.869 kasus, hingga pekan ketiga Juni.

Usia dini itu terbagi dua kelompok lagi, yaitu usia 0-5 tahun dengan kasus 831 positif. Sementara usia 6-18 tahun, jumlah kasusnya 2.654 positif.

“Kelompok rentan salah satunya pada anak,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Hadijah Iriani R, kepada FAJAR, Jumat 25 Juni.

Dokter Iriani—sapaan akrab Hadijah Iriani R— menyampaikan, di tengah fluktuasi kasus di Indonesia khususnya di Makassar, peran keluarga sangat dipentingkan. Paparan pada anak dominan karena klaster keluarga.

Data yang dihimpun FAJAR, Jumat 25 Juni, kasus di Sulsel meningkat drastis. Terkonfirmasi positif 151 kasus dari 14 kabupaten/kota di Sulsel.

Tertinggi di Makassar dengan 73 kasus. Jumlah kasus di Makassar itu menjadi tertinggi dalam sebulan terakhir. Artinya, tingkat kerentanan di Makassar sangat mengkhawatirkan saat ini.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, mengutarakan, pertumbuhan kasus di Makassar dipengaruhi oleh mobilitas orang masuk dari provinsi lain. “Untuk itu, kita tetap tidak boleh lengah, perkuat prokes,” tegasnya.Pria yang akrab disapa Danny itu menilai, yang harus ketat dijaga yaitu klaster keluarga. Juga klaster pekerja yang akhir-akhir ini menjadi penyumbang peningkatan kasus di Makassar.

Bagikan berita ini:
9
3
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar