JK Tersinggung, Akhirnya Permintaan Habib Rizieq Ditolak Mentah-mentah

Minggu, 27 Juni 2021 07:23

Jusuf Kalla

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkap permintaan Habib Rizieq Shihab (HRS) saat dirinya maju dalam Pilpres 2009 lalu.

Saat itu, JK maju sebagai calon presiden dari Partai Golkar. Ia berpasangan dengan Wiranto.

JK menyebut Habib Rizieq datang ke kediamannya dan menyatakan siap memberikan dukungan dengan satu permintaan.

“Saya akan mendukung bapak asal ada pernyataan siap menjalankan syariat Islam,” ujar JK menirukan ucapan Habib Rizieq.

Mendengar permintaan tersebut, JK sontak tersinggung dan marah besar. Ia menolak mentah-mentah permintaan Habib Rizieq.

“Saya bilang saya tersinggung dengan perkataan habib. Saya tanya, syariat Islam apa yang tidak bisa dijalankan di Indonesia?,” tanya JK.

Mendengar pertanyaan JK, Habib Rizieq hanya terdiam. Habib Rizieq akhirnya tidak memberikan dukungan karena JK menolak permintaannya.

Syariat Islam Tak Pernah Dilarang

Akademisi Philipus Ngorang mengaku sepakat dengan pernyataan JK yang menolak permintaan Habib Rizieq.

Menurut Philipus Ngorang, konstitusi Indonesia sudah jelas, yaitu sesuai dengan Pancasila.

“Walaupun tak ada kata syariat Islam, tapi mereka yang ingin menjalankan syariat Islam tak pernah dilarang di Indonesia,” jelas Philipus Ngorang kepada GenPI.co, Jumat (25/6).

Pengajar di Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie itu mengatakan bahwa syariat Islam yang dimaksud oleh JK dan Rizieq Shihab itu berbeda maknanya.

Bagikan berita ini:
4
9
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar