Koalisi Masyarakat Papua Ancam Demo Besar-besar, Partai Demokrat hingga Tokoh Adat Merespons

Senin, 28 Juni 2021 15:33

Waket 1 DPD Partai Demokrat Provinsi Papua, Ricky Ham Pagawak didampingi sejumlah pengurus dan kader Partai Demokrat saat memberikan keterangan pers di kantor Sekretariat DPD Partai Demokrat Provinsi Papua, Minggu (27/6).(Yonathan/Cepos)

Sementara itu, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Gustav R Urbinas menyikapinya dengan menegaskan akan menangkap oknum atau sekelompok orang yang akan melakukan demo. “Saya pastikan Senin (28/6) tidak ada yang turun ke jalan. Kalau ada yang turun ke jalan maka saya bubarkan bila perlu saya tangkap dan bawa ke Polresta,” tegas Kapolresta Gustav Urbinas saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Minggu (27/6).

Menurut Kapolresta, pihaknya sudah menerima pemberitahuan aksi demo dari yang mengatasnamakan Koalisi Masyarakat Papua.

Atas pemberitahuan tersebut, Polresta sudah memberikan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) dilampiri dengan penjelasan untuk tidak merekomendasikan atau tidak memberi ijin adanya aksi demo.

“Sudah ada pernyataan dari pimpinan Partai Demokrat Papua. Saya sudah dikonfirmasi jadi sesuai dengan hasil rapat dan arahan dari gubernur untuk tidak ada aksi turun ke jalan,” kata Kapolresta.

Sebagaimana lanjut Kapolresta, seruan demo semula direncanakan dari koordinator lapangan yang diusung oleh Partai Demokrat dan itu batal. Sehingga sudah disampaikan kepada seluruh massa aksi, bahwa Senin tidak ada kegiatan aksi unjuk rasa ataupun turun ke jalan. Bahkan telah dilakukan komunikasi via telepon dengan Waket 1 DPD Partai Demokrat Provinsi Papua yang menyampaikan tidak ada aksi demo atau turun jalan sesuai hasil rapat yang dilakukan dengan Gubernur Papua.

Bagikan berita ini:
7
3
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar