Koalisi Masyarakat Papua Ancam Demo Besar-besar, Partai Demokrat hingga Tokoh Adat Merespons

Senin, 28 Juni 2021 15:33

Waket 1 DPD Partai Demokrat Provinsi Papua, Ricky Ham Pagawak didampingi sejumlah pengurus dan kader Partai Demokrat saat memberikan keterangan pers di kantor Sekretariat DPD Partai Demokrat Provinsi Papua, Minggu (27/6).(Yonathan/Cepos)

“Kendati sudah ada seruan untuk tidak turun ke jalan pada Senin (28/6). Tapi saya tetap melakukan pemantauan dengan personel untuk melaksanakan patroli maupun razia guna menjamin Kamtibmas tetap kondusif, tidak mengakibatkan aktivitas masyarakat menjadi terganggu,” terangnya.

Kapolresta mengimbau masyarakat Kota Jayapura tidak terprovokasi dengan informasi yang beredar, tidak perlu panik dan tetap beraktivitas seperti biasa serta bersikap dewasa. Selain itu, jangan mengeluarkan statmen yang justru menghasut pihak lain.

“Kita semua tetap mengiginkan kota ini aman. Persoalan birokrasi pemerintahan itu sudah ditangani secara pemerintahan Provinsi dan pusat bukan dengan cara turun ke jalan,” tandasnya.

Kapolresta juga menyampaikan sebanyak 424 personel aparat gabungan TNI-Polri disiagakan guna mengantisipasi aksi demo yang akan dilaksanakan oleh Koalisi Rakyat Papua di Kantor Gubernur Provinsi Papua.

Ia menegaskan, pihaknya melarang adanya demonstran di masa pandemi covid-19 lantaran kasus tersebut cukup meningkat di wilayah kota Jayapura, apalagi ada varian baru. “Sebanyak 424 aparat gabungan TNI-Polri disiagakan guna mengantisipasi aksi demonstran tersebut. Polresta Jayapura Kota akan di backup Dalmas Polda Papua, Kodim 1701 dan Brimob Polda Papua. Ada empat titik yang akan ditempati personel yakni perumnas III, Expo, Abepura dan Taman Imbi Kota Jayapura,” tutupnya. (cepos/fajar)

Bagikan berita ini:
1
9
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar