Ada Apa dengan Ganjar? Gerah dan Tak Tahan

Selasa, 29 Juni 2021 14:39

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: ist

FAJAR.CO.ID, JATENG — Baru kali ini Ganjar Pranowo terlihat gerah. Gubernur Jawa Tengah itu mengaku sudah tak tahan lagi. Ada apa dengan Ganjar? Kondisi tak nyaman itu seperti sudah ada di tingkat tertinggi. Ganjar gerah. Setiap jam kian gelisah.

Kondisi penyebaran virus covid-19 di Jawa Tengah mengharuskan Gubernur Jawa Tengah itu menyerukan kepada otoritas pemerintahan di bawahnya untuk melaksanakan kebijakan karantina wilayah. Dari data yang ada, jumlah Rukun Tetangga (RT) di Jawa Tengah yang masuk kategori berisiko tinggi penularan atau zona merah naik signifikan.

Dalam waktu sehari, lonjakannya langsung drastis tinggi. Godokan strategi ampuh seakan tak ada artinya. BACA JUGA: Mudahkan Layanan Kesehatan Warga, Ini Strategi Ganjar “Kemarin ada 5.700 RT. Hari ini sudah 7.00 RT zona merah,” ujar Ganjar dalam rapat penanganan covid-19 bersama Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, secara daring, Senin (28/6). “Saya minta harus lockdown. Harus sekarang, kalau kemarin enggak,” sambungnya.

Personel TNI-Polri di Jawa Tengah disebut sudah siap melakukan pengamanan untuk pelaksanaan lockdown.

Komunikasinya bahkan disebut sudah menyentuh level paling bawah. Bhabinkamtibmas Polri hingga Babinsa TNI, semua sudah ready. Ada kegerahan yang diakui Ganjar. Ada juga rasa tak tahan yang diakuinya. Parahnya situasi covid-19 di Jateng membuatnya gelisah tingkat dewa. “Sekarang saya keluarkan perintah, instruksi (lockdown). Mudah-mudahan nanti malam instruksinya sudah jadi dan langsung saya bagikan,” ucap Ganjar Pranowo. (genpi)

Bagikan berita ini:
5
6
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar