Anak Buah Prabowo Silang Pendapat Soal Meme Presiden, Pengamat: Gerindra Mainkan Politik Banci

Selasa, 29 Juni 2021 07:43

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Perbedaan pendapat antara Fadli Zon dengan Habiburokhman soal meme BEM UI kepada Presiden Jokowi menandakan saat ini Partai Gerindra tengah memainkan politik banci yang tak jelas kelaminnya.

Itu disampaikan Direktur Ekesekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul kepada RMOL (jaringan Fajar.co.id), Senin (28/6/2021)

“Saya rasa Gerindra menerapkan politik banci. Apa itu, disisi lain satu kader disuruh kritik, dilain sisi kader disuruh pro kepada pemerintah,” kata Adib.

Adib menduga, cara ini dilakukan oleh Gerindra untuk menjaga suara oposan yang saat ini porsinya sudah tergerus.

Itu pasca Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masuk ke dalam kabinet Joko Widodo-Maruf Amin.

“Politik dua kaki ini namanya apa kalau bukan banci,” sesal Adib.

Sebelumnya memang terjadi jurang perbedaan antara dua kader Gerindra potensial itu terkait meme BEM UI yang menggelari Presiden Jokowi King of Lip Service.Pernyataan BEM UI yang menggelari Presiden Jokowi sebagai ‘The King of Lip Service’ berujung pada pemanggilan Rektorat

Fadli Zon mengecam keras sikap refresif pihak rektorat UI yang dianggap membungkam kebebasan berpendapat.

Sementara Habiburokhman justru sebaliknya, politisi senayan Dapil Jakarta itu justru tidak sepakat dengan gelar raja pembual yang disematkan oleh BEM UI.

Bagi Habiburokhman, selama ini mantan Walikota Solo itu sudah bekerja dengan baik sebagai kepala pemerintahan dan negara. (Pojoksatu/fajar)

Bagikan berita ini:
2
3
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar