Gugat Putusan Menkumham, IAS: Kubu Moeldoko Bakal Gigit Jari Dua Kali!

Selasa, 29 Juni 2021 14:33

Ilham Arief Sirajuddin

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang resmi mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, dengan tergugat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly. Gugatan itu teregistrasi dengan Nomor 150/G/2021/PTUN.JKT, akhir pekan lalu.

Mantan Ketua DPD Demokrat Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menanggapi upaya hukum itu dengan santai. “Mungkin dia lelah!,” ujarnya, di Hotel Swiss Bell Makassar, Selasa, (29/6/2021).

Istilah “mungkin dia lelah” dikutip Ilham bukan asal bicara. Biasanya, mereka yang sedang lelah akan menempuh langkah yang lemah, kurang perhitungan, bahkan terkesan asal-asalan.

Sebelumnya, Kuasa Hukum Partai Demokrat kubu Moeldoko, Rusdiansyah, membeber materi gugatan itu meminta pengadilan mengesahkan KLB yang menghasilkan Moeldoko dan Jhonni Allen Marbun sebagai ketua umum dan sekretaris jenderal Partai Demokrat 2021-2025.

Rusdiansyah juga menjelaskan beberapa alasan hukum mengapa mereka layak disahkan. Pertama, KLB tersebut diklaim konstitusional karena diikuti pemilik suara sah pengurus Demokrat kabupaten dan kota maupun provinsi.

Kedua, KLB telah mengikuti ketentuan UU Partai Politik dan AD/ART Partai Demokrat tahun 2015. Ketiga, KLB merupakan hasil desakan dari pendiri, senior, dan pengurus Partai Demokrat di daerah-daerah.

Di mata IAS, ketiga pertimbangan hukum ini sudah mentah dan ditegaskan tidak memenuhi syarat oleh Kemenkumham.

Bagikan berita ini:
7
1
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar