Pelatih Prancis, Didier Deschamps: Mbappe Sangat Sedih, Tidak Ada yang Bisa Marah Padanya

Selasa, 29 Juni 2021 07:14

Didier Deschamps/AFP

FAJAR.CO.ID, BUCHAREST—Pelatih Prancis, Didier Deschamps berbicara kepada TF1 mengungkap bagaimana kondisi anak asuhnya setelah tersingkir di babak 16 besar Piala Eropa 2020. Menurutnya, semua pemain bersedih. Termasuk Kylian Mbappe yang gagal mengeksekusi penalti.

Tak hanya gagal penalti, Mbappe juga tidak mampu memaksimalkan sejumlah peluang emas sepanjang 120 menit. “Kylian Mbappé sangat sedih, seperti semua pemain, tetapi tidak ada yang bisa marah padanya karena dia mengambil tanggung jawab untuk mengambil penalti kelima,” ujar Deschamps dikutip dari UEFA.com.

Deschamps mengakui mereka kehilangan fokus saat memimpin 3-1. Keunggulan dua gol ini mereka pertahankan hingga menit ke-81. “Kami melakukan apa yang kami perlukan untuk unggul 3-1 dan kemudian kami menunjukkan kelemahan, sesuatu yang tidak biasa bagi kami,” keluhnya.

Sebagai juara dunia dan favorit utama turnamen empat tahunan ini, Deschamps mengakui ini hasil menyakitkan. “Kalah dalam adu penalti selalu kejam bagi sebuah tim,” kata legenda timnas Prancis tersebut.

Raphaël Varane, bek Prancis, berbicara kepada TF1 menyebut keberuntungan tidak memihak mereka. “Penalti adalah lotere. Kami bisa saja mencetak gol di perpanjangan waktu karena kami memiliki peluang untuk melakukan itu. Akan tenang di ruang ganti dan kami akan fokus pada tujuan kami berikutnya,” ujar pemain Real Madrid tersebut. (amr)

Bagikan berita ini:
10
5
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar