PLN Maksimalkan Potensi EBT di Sulawesi Selatan, Selesaikan Pengujian PLTA Malea

Selasa, 29 Juni 2021 17:32

PLTA Malea

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — PT PLN (Persero) meningkatkan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) di Sulawesi Selatan dengan selesainya commissioning PLTA Malea 2×45 Megawatt (MW).

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi, Defiar Anis menjelaskan bahwa commissioning PLTA Malea 2×45 MW telah rampung dan pembangkit siap untuk beroperasi. Selain itu PLTA Malea telah mengantongi Sertifikat Laik Operasi pada Senin, 28 Juni.

“PLTA ini memiliki 2 unit mesin pembangkit yang masing-masing memiliki kapasitas 45 MW sehingga total kapasitas mencapai 90 MW,” kata Defiar, Selasa, 29 Juni.

Defiar menjelaskan, commissioning ini merupakan tahap pengujian terakhir dari pembangunan PLTA Malea. Kami mengawasi secara langsung proses pengerjaan pengujian. PLTA ini karena merupakan salah satu proyek prioritas PLN pada tahun 2021.

Ia menyampaikan bahwa PLTA Malea terletak di aliran sungai Saddang, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. PLTA ini menggunakan sistem pengambilan air (Run Off River) dengan bangunan utama berupa area pengambilan (Intake area), area saluran penghantar ( Water Way), area tanki peredam ( Surge Tank) dan area gedung pembangkit ( Power House).

“Adanya PLTA ini untuk memaksimalkan potensi energi air di Sulawesi Selatan yang sangat besar, bahkan paling besar diantara 34 provinsi lain. Potensinya mencapai 1.409,9 Megawatt dan dapat dikembangkan menjadi pembangkit PLTA dan PLTM,” sambung anis.

Ia menambahkan bahwa PTLA Malea 2×45 MW merupakan pembangkit Independent Power Producer (IPP) yang masuk kedalam pengawasan PLN UIP Sulawesi. PLTA Malea dibangun dan dioperasikan oleh PT Malea Energy.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pembangkitan (UIKL) Sulawesi Munawwar Furqan menyampaikan adanya PLTA Malea ini bauran energi baru terbarukan di sistem sulbagsel mencapai 29.46 persen.

Munawwar menambahkan, bahwa saat ini beban puncak sistem kelistrikan Sulbagsel mencapai 1363 MW dengan daya mampu menpencapai 2210 MW, dengan adanya PLTA ini surplus menjadi 847 MW.

“Sulawesi memiliki potensi pengembangan energi baru terbarukan yang cukup besar salah satunya adalah air, dengan masuknya PLTA Malea ini diharapkan dapat menambah keandalan sistem kelistrikan Sulawesi,” tutur dia. (tam)

Bagikan berita ini:
4
8
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar