Presiden Jokowi Imbau Masyarakat Diam di Rumah, Wapres Ma’ruf Persilahkan Berwisata, Pilih Mana?

Selasa, 29 Juni 2021 12:01

jokowi-ma'ruf. (int)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Di Tengah melesatnya kasus Covid-19 di tanah air, pemerintah seolah gagap menentukan kebijakan efektif guna menekan penularan wabah mematikan ini. Berdasarkan data Worldometer, pada Sabtu 26 Juni, menunjukkan pasien Covid di Indonesia nomor dua terbanyak di dunia (21.900). Hanya kalah dari India (49.000).

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar pernah menyampaikan, pandemi Covid-19 yang kini tengah melanda hampir seluruh wilayah dunia telah membuat banyak pemerintahan gagap.

Dikatakan, sebuah bencana yang nyaris tak terduga dan melumpuhkan seluruh sendi kehidupan dan memporak-porandakan perekonomian dunia. Ekonomi, sains, teknologi, bahkan agama tampak gagap dalam memberi makna pandemi ini.

Kini masyarakat disuguhkan dengan pernyataan dua petinggi negara yang seolah bertolak belakang. Di satu sisi, Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat tetap tinggal di rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

Sementara Wakil Presiden Ma’ruf Amin malah mengajak masyarakat agar berwisata ke Raja Ampat di Papua meski saat ini kasus Covid-19 terus naik di tanah air. Pilih mana?

Tepat pada pekan lalu, Rabu 23 Juni 2021, lewat akun Twitter resminya, Presiden Jokowi mendorong masyarakat segera melakukan vaksin, jika ada kesempatan segera diambil karena agama manapun tidak ada yang melarang vaksin. Ini demi keselamatan bersama.

“Saudara-saudara, jika sudah ada kesempatan mendapatkan vaksin, segera ambil. Jangan menolak. Agama apapun tidak ada yang melarang vaksin. Ini demi keselamatan kita. Vaksin merupakan upaya terbaik yang tersedia saat ini untuk mengatasi pandemi,” imbau Jokowi.

Bagikan berita ini:
5
10
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar