ACC Minta Penyidik Bongkar Jaringan Mafia Proyek Anggu Cs

Rabu, 30 Juni 2021 11:40

Agung Sucipto

Apalagi, sebelumnya, sejumlah nama kontraktor mencuat namanya sebagai bagian dari proses “kongkalikong” proyek di Sulsel.

Sementara itu, Pengamat Hukum Pidana UIN Alauddin Makassar, Rahman Syamsuddin menilai di dalam KUHAP ada lima alat bukti yang sah yakni keterangan terdakwa, keterangan saksi, surat-surat, keterangan ahli, dan petunjuk. Alat bukti satu dengan yang lainnya, kata Rahmat, saling menguatkan dan bisa menjadi pegangan majelis hakim dalam menuangkan putusan nantinya.

Selain itu, Rahman juga menegaskan, saksi yang sebelumnya hadir di sidang dengan terdakwa Agung Sucipto alias Anggu, perlu dihadirkan di sidang Nurdin Abdullah agar semua menjadi terang dan jelas. Terutama mengungkap potensi kontraktor lain telah menyetor uang suap dan gratifikasi.

“Semua fakta persidangan Anggu yang masih menggantung, harus kembali dikonfrontir di sidang NA nantinya. Tentu JPU dan hakim telah mempertimbangkan fakta sidang yang perlu didalami,” bebernya.

Terkait persidangan Anggu, ia menilai sejauh ini sudah cukup koperatif mengakui suap kepada NA. Hal ini berpotensi membuat hakim memiliki pertimbangan untuk mengurangi masa hukuman nantinya.

Bagikan berita ini:
5
6
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar