Temuan Jurnal Celebes: Kejahatan Kehutanan Terus Meningkat

Rabu, 30 Juni 2021 21:38

Konferensi Pers Jurnal Celebes.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Jurnal Celebes mencatat kasus kejahatan kehutanan di Sulawesi Selatan terus meningkat.

Direktur Jurnal Celebes, Mustam Arif, mengatakan, hambatan tata kelola kehutanan di Sulawesi Selatan terutama pada pengawasan kehutanan dan implementasi Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) serta lemahnya sinergi antar pemangku kepentingan.

“Inilah yang kemudian membuat kasus kejahatan kehutanan di Sulsel terus meningkat,” kata Mustam Arif dalam jumpa media di Kafe Baca Makassar, Rabu, (30/6/2021).

Setelah melaksanakan program pemantauan hutan, peredaran kayu dan implementasi SVLK selama satu tahun terakhir, JurnaL Celebes menemukan berbagai macam tantangan serius dalam tata kelola kehutanan di Sulsel yang mungkin juga terjadi.

Tantangan tersebut masih tingginya kasus pembalakan liar, belum sinerginya institusi terkait dan para pihak. Sementara implementasi SVLK masih minim. Banyak industri kecil bukan hanya tidak memiliki sertifkat legalitas kayu SVLK, tetapi juga sebagian justru belum tahu ada SVLK.

‘’Kami yakin hanya dengan kerja sama para pihak yang serius, bisa mengatasi masalah kehutanan di Sulsel, bisa menjawab tantangan ini. Sebab, bukan hanya sinergitas secara fisik, tetapi juga kadang regulasi antar institusi sering bersinggungan dalam implementasi. Jadi pendekatannya bukan hanya multi-pihak atau para pihak, tetapi multi-door yang bisa menyingkronkan kebijakan-kebijakan atau aturan yang bersinggungan,’’ jelasnya.

Lebih lanjut kata dia, JurnaL Celebes dalam kegiatan pemantauan dan peningkatan kapasitas berbagai pihak yang didukung FAO melalaui Program LEGT (Forest Law Inforcement Governance and Trade), ditemukan pembalakan liar di Sulawesi Selatan masih tinggi dan malah meningkat pada masa pandemi Covid-19.

Bagikan berita ini:
4
9
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar