Yalimo Papua Memanas, 7 Kantor Pemerintah Dibakar, Pendatang Mengungsi ke Markas Polisi-TNI

Rabu, 30 Juni 2021 12:58

FAJAR.CO.ID, PAPUA – Kabupaten Yalimo Papua mencekam. Sebanyak tujuh kantor di daerah kabupaten tersebut dibakar massa pada Selasa (29/6/2021).

Dari informasi yang dihimpun, tujuh kantor yang dibakar massa yakni Kantor KPU Kabupaten Yalimo, Kantor Bawaslu, Kantor Gakkumdu, Gedung DPRD, Kantor Dinas Kesehatan, Kantor BPMK, Kantor Perhubungan, dan Bank Papua.

Kantor pemerintah terebut dibakar oleh massa yang diduga pendukung pasangan calon nomor urut 1 Pilkada Yalimo, Papua, yakni Erdi Dabi-Jhon Wilil.

Mereka membakar sejumlah kantor pemerintahan karena tidak menerima hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilkada.

Dalam putusan perselisihan hasil Pilkada (PHP) jilid II kemarin (29/6), MK menyatakan pelaksanaan pemungutan suara dan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang sempat dilakukan dinyatakan tidak sah.

Putusan itu diambil setelah calon bupati nomor urut 01 Erdi Dabi diketahui berstatus terpidana.

Erdi Dabi terbukti melanggar pasal 311 UU LLAJ saat menabrak seorang polisi pada September 2020. Akibatnya, Erdi Dabi mendapat ancaman pidana 12 tahun penjara.

Meski putusan yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Jayapura pada Februari lalu hanya 4 tahun, namun MK berpendapat tidak menghilangkan fakta bahwa yang bersangkutan diancam pidana di atas 5 tahun.

Dengan demikian, secara otomatis berlaku pasal 4 PKPU 1 tahun 2020 yang mewajibkan siapapun menjalani masa jeda 5 tahun sebelum menjadi calon kepala daerah.

Bagikan berita ini:
2
2
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar