Catut Pejabat Kejari Enrekang, Oknum Penipu Terdeteksi dari Jawa Barat

Kamis, 1 Juli 2021 17:19

Ilustrasi penipuan

ENREKANG, FAJAR.CO.ID — Beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Enrekang diresahkan oleh oknum yang catut nama pejabat Kejaksaan Negeri (Kejari) Enrekang dan meminta uang.

Salah satu yang hampir menjadi korban, yakni Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BKD) Enrekang, Nurjannah Mandeha. Ia menceritakan, pada 30 Juni 2021, dirinya dihubungi melalui pesan via WhatsApp orang tak dikenal yang mengaku Kepala Seksi (Kasi) Pidsus Kejari Enrekang.

Beberapa saat kemudian, nomor tak dikenal itu menelpon dan mengaku bahwa dirinya sedang diperintahkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Enrekang, Slamet Heryanto.

“Dia nelpon, mengaku Kasi Pidsus, yang diperintah oleh pak Kejari. Kemudian, saya ingin bicara langsung dengan Kejari, kemudian dimatikan lagi telponnya,” katanya, Kamis, (1/7/2021)

Tak sampai disitu, nomor lain kembali menghubungi Nurjannah kemudian mengaku Kajari Enrekang, Slamet Heryanto. Nurjannah mengungkapkan, saat ia berbicara oknum tersebut meminta uang senilai Rp30 juta.

“Dia minta uang Rp30 juta. Karena saat itu kami sedang rapat, jadi saya bicarakan sama teman-teman,” ungkapnya.

Namun, permintaan tersebut tak langsung diindahkan pihak keuangan. Beruntung, beberapa OPD lain menghubungi Nurjannah agar tidak menggubris permintaan uang itu. Pasalnya, beberapa kepala OPD di Enrekang juga mengalami hal tersebut.

“Iya, beruntung saya langsung dihubungi teman-teman OPD kalau penipu,” ujarnya.

Bagikan berita ini:
4
3
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar