Meksiko Khawatir Nyanyian Homofobia Gagalkan Mereka ke Piala Dunia 2022

Kamis, 1 Juli 2021 10:30

Fans Meksiko di Mercedez Benz Stadium di Atlanta. (Bratt Davis/USA Today Sports)

FAJAR.CO.ID, GUADALAJARA—Tim Nasional Meksiko memperingatkan para penggemar mereka agar tidak menggunakan nyanyian homofobia saat pertandingan. Mereka khawatir nyanyian homofobia itu akan menggagalkan mereka ke Piala Dunia 2022.

Direktur olahraga Tim Nasional Meksiko, Gerardo Torrado menegaskan, hukuman lebih banyak menanti jika para penggemar terus menggunakan nyanyian homofobik. Sebelumnya, FIFA sudah melarang para penggemar menghadiri dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia di kandang sendiri karena insiden itu.

FIFA memberikan sanksi kepada Meksiko pada 18 Juni, memerintahkan tim nasional untuk bermain melawan Jamaika pada bulan September dan Kanada pada bulan Oktober tanpa penggemar. FIFA mengutip dua insiden di mana penggemar Meksiko menggunakan nyanyian homofobik, termasuk pertandingan kualifikasi Olimpiade di Guadalajara pada 18 Maret.

“Jika kami tidak memiliki kesempatan untuk berpartisipasi di Piala Dunia, itu akan menjadi hal yang buruk bagi semua orang – bagi kami, federasi, untuk para pemain dan juga untuk para penggemar dan pendukung,” kata Torrado kepada The Tennessean dikutip dari USA Today.

Karenanya, Torrado mengingatkan hal ini jelang Meksiko melawan Panama di Nashville pada hari Rabu sebagai bagian dari eksibisi MexTour sebelum Piala Emas Concacaf yang dimulai 10 Juli. “Jadi kami membutuhkan mereka untuk terus mendukung kami, tetapi dengan cara yang baik,” jelas Torrado.

Tim nasional men-tweet peringatan kepada para penggemar yang menampilkan tagar #SupportWithoutOffending. Mereka memperingatkan sanksi jika nyanyian ofensif digunakan, dimulai dengan seorang penggemar dikeluarkan hingga pemain harus meninggalkan lapangan untuk kemungkinan kehilangan pertandingan.

“Karena satu kata, kita semua bisa dibungkam. Piala Dunia sangat berarti bagi kita semua. Ini adalah gairah bagi jutaan dari kita. Jangan biarkan tindakan segelintir orang merusaknya bagi kita semua. Jika Anda melihat seseorang melantunkan, katakan sesuatu. Bersoraklah sesuka Anda, hanya saja bukan kata itu yang akan mengesampingkan kita semua,” demikian peringatan timnas melalui video.

Pertandingan di Nashville akan menjadi yang pertama bagi Meksiko sejak FIFA mengumumkan sanksinya. Namun, FIFA telah memulai penyelidikan terpisah terkait insiden nyanyian homofobia lainnya dalam pertandingan MexTour pada 29 Mei di Stadion AT&T di Arlington, Texas. Nyanyian itu memaksa penghentian permainan selama final Liga Bangsa-Bangsa Concacaf Meksiko melawan AS pada 6 Juni. (amr)

Bagikan berita ini:
1
7
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar