Penyesuaian Tarif Parkir di Bandara Sultan Hasanuddin Resmi Diberlakukan

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAROS -- PT Angkasa Pura I (Persero) melakukan penyesuaian tarif masuk pelataran atau parkir di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, mulai hari ini, Kamis, 1 Juli 2021.

Penyesuaian tarif ini dilakukan karena adanya layanan serta fasilitas baru yang disediakan oleh pihak bandara yang menambah rasa aman dan nyaman pengguna jasa bandara serta terdapat penyesuaian pajak parkir kendaraan.

Fasilitas baru tersebut antara lain yaitu gedung parkir baru yang dilengkapi dengan lift, toilet dan musala.

Bahkan gedung parkir 4 lantai ini dapat menampung sebanyak 624 mobil. Manajemen Bandara Sultan Hasanuddin juga menyediakan akses khusus dari gedung parkir ke terminal eksisting. Tarif sudah termasuk dengan asuransi apabila terjadi kecelakaan di area akses dan gedung parkir bandara pun, karena pihak bandara juga bekerja sama dengan Jasindo.

Rencana ini telah disampaikan pada kegiatan Sosialisasi Penyesuaian Tarif Masuk Pelataran dan Parkir yang dihadiri oleh DPRD Kabupaten Maros, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Maros, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, dan Lembaga Swadaya Masyarakat.

Hal ini diungkapkan General Manager PT angkasa Pura I, Wahyudi.

"Pihak Bandara Internasional Sultan Hasanuddin telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Maros terkait penyesuaian tarif masuk pelataran atau parkir ini," ungkapnya.

Dia juga mengatakan jika pihak bandara juga melakukan sosialisasi kepada stakeholder bandara melalui media informasi seperti spanduk di area bandara dan media sosial.

Diakuinya penyesuaian tarif ini juga dilakukan sebab, penyesuaian tarif terakhir dilakukan pada tahun 2017 lalu.

Dia mengurai penyesuaian tarif masuk pelataran dan parkir di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin untuk untuk roda dua dikenakan Rp5.000. Kemudian 1 hingga 3 jam berikutnya dikenakan tambahan tarif Rp2.000, dan untuk tiap jam berikutnya dikenakan tambahan tarif Rp2.500.

Sementara untuk tarif untuk roda empat dikenakan Rp10.000, 1 sampai 3 jam berikutnya dikenakan tambahan tarif Rp5.000, dan untuk tiap jam berikutnya dikenakan tambahan tarif Rp5.500.

Sedang tarif roda enam dikenakan Rp 15.000, 1 sampai 3 jam berikutnya dikenakan tambahan tarif Rp6.000, dan untuk tiap jam berikutnya dikenakan tambahan tarif Rp7.000. (rin-rls)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan