Politikus Demokrat Singgung Tukang Meubel, Gus Nadir: Level Mayor Kok Mau jadi Capres?

Kamis, 1 Juli 2021 14:58

Politikus Demokrat, Rachland Nashidik

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Politisi Partai Demokrat Rachland Nashidik tiba-tiba membuat pernyataan kontroversial. Katanya kenapa masyarakat mesti mempertanyakan penjual jam imitasi bisa jadi komisaris BUMN. Sementara seorang tukang mebel saja bisa dipilih jadi presiden RI.

“Indonesia: Kenapa heran sales jam imitasi bisa jadi komisaris BUMN, kalau tukang mebel bisa dipilih jadi Presiden?” cuit Rachland di akun Twitternya @RachlandNashidik, Kamis (1/7/2021).

Sindiran Rachland tersebut diduga ditujukan kepada Komisaris Independen PT Pelni, Kristia Budiarto alias Dede Budhyarto. Hal tersebut diketahui dari jejak digitalnya yang pernah menawarkan jam tangan KW di laman Twitternya.

Lantas siapa yang ia maksud sebagai tukang meubel? Sudah barang tentu sentilan itu ia tujukan untuk Presiden Joko Widodo dimana sebelum menjadi Wali Kota Solo, ia berprofesi sebagai pengusaha meubel di kampung halamannya.

Sorotan tajam sontak dilontarkan netizen merespons cuitan sarkas Rachland tersebut. Salah satunya datang dari tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen.

Juga lewat celotehnya di Twitter, Gus Nadir menyebut salah satu penyebab menurunnya kualitas demokrasi di Indonesia karena oposisinya kurang cerdas.

“Gak usah persoalkan profesi sebelumnya, selama halal & legal. Nanti ada yg respon “level Mayor kok mau jadi Capres” anda dkk marah2. Kalau yg jual jam KW, itu halal & legal gak sih?” sentil Gus Nadir.

Bagikan berita ini:
2
4
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar