Ribut dengan Pacar, Ngamuk dan Adang Warga dengan Pedang

Kamis, 1 Juli 2021 10:27

AP, tersangka penghadangan warga (paling depan) ditangkap polisi. Istimewa

FAJAR.CO.ID, TOMOHON – Seorang remaja laki-laki di Kota Tomohon, Sulawesi Utara (Sulut) ngamuk di jalan. Ia melampiaskan amarahnya di jalanan usai ribut dengan pacarnya.

Remaja Tomohon berinisial AP (19) alias Andre ngamuk di jalan dengan menghadang sejumlah warga yang melintas di jalan depan rumahnya.

Warga Kelurahan Kakaskasen Tiga, Kecamatan Tomohon Utara ini menghadang pengguna jalan dengan pedang sepanjang 30 cm pada Selasa malam (29/6).

AP diduga stres usai bertengkar dengan pacarnya, sehingga berujung pada aksi kriminal.

Perbuatan AP membuat para pengguna jalan ketakutan. Warga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot SIK MH melalui Katim URC Totosik Aipda Yanny Watung, pihaknya mendapatkan laporan adanya aksi penghadangan di tengah jalan, pada Selasa (29/6), sekitar Pukul 22.00 WITA.

“Ada laporan masyarakat yang masuk, menyatakan ada penghadangan di Kelurahan Kakaskasen Tiga, tepatnya di jalan Kaima, persis di belakang Mako Rindam XIII/Merdeka,” ucap Watung, Rabu (30/6).

Setelah mendapatkan laporan, polisi langsung mendatangi tempat kejadian dan mengamankan pelaku.

“Pelaku kita amankan usai melakukan aksi penghadangan, dengan cara tidur di jalan,” bebernya.

Kepada polisi, pelaku mengaku menghadang warga karena emosi usai bertengkar dengan pacarnya.

“Dari hasil interogasi, pelaku melakukan hal tersebut dikarenakan bertengkar dengan pacarnya. Mabuk kemudian melakukan aksinya,” jelas Watung.

Bagikan berita ini:
2
4
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar