Banyak Gagal Manfaat, DAK untuk Pasar Mengucur Lagi, Wadduh… Nilainya Miliaran

Jumat, 2 Juli 2021 19:22

FOTO: ADE AGSA/FAJAR

FAJAR.CO.ID, PINRANG — Bumi Lasinrang, julukan Kabupaten Pinrang Provinsi Sulsel, punya preseden buruk terkait pembangunan pasar. Banyak yang gagal manfaat, padahal telah menyerap anggaran miliaran. Dan kini, agenda serupa kembali dilanjutkan.

Ambil contoh pasar yang eksis di Kecamatan Suppa. Disuntik Rp5,7 miliar, namun kini lebih akrab disebut kandang sapi karena lebih dimanfaatkan sebagai tempat hewan ternak.

Pasar di Kecamatan Batu Lappa juga demikian. Dibangun di dalam hutan. Alhasil, sama sekali tak menarik minat pedagang dan pembeli untuk ke sana. Padahal dianggarkan dua kali yakni Pertama Rp1,2 miliar dan selanjutnya disuntik lagi Rp800 juta.

Yang lebih fatal berada di ibu kota kabupaten. Sempat disuntik Rp9,6 miliar lalu dianggarakan lagi Rp4,8 miliar. Tetapi dana jumbo itu sia-sia. Meski bangunannya megah, kini lebih mirip bangunan angker tak berpenghuni.

Kendati telah mengantongi preseden buruk soal dana yang digunakan untuk pembangunan pasar berakhir sia-sia, Pemkab Pinrang rupanya tak belajar dari itu dan masih mencari sumber dana untuk bisa digunakan membangun/merevitalisasi pasar.

Teranyar di Kecamatan Lanrisang. Dana segar dari pemerintah pusat akan disuntikkan tahun ini. Itu untuk melakukan revitalisasi Pasar Rakyat Lanrisang. Anggarannya tidak kecil. Yakni Rp3,7 miliar.

“Iya itu benar. Itu pakai Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat,” terang Azis Tata, Kepala Bidang Pelayanan Pasar Disperindagem Pinrang, Jumat, 2 Juli 2021.

Bagikan berita ini:
1
4
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar