Wagub Jatim Sebut PPKM Darurat Mirip PSBB pada 2020

Jumat, 2 Juli 2021 17:24

ATUR MOBILITAS: Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak (dua dari kiri) menjelaskan pelaksanaan PPKM darurat di...

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat diakui Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mirip seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kebijakan PSBB dilaksanakan pada 2020.

PPKM darurat akan dilaksanakan Sabtu (3/7). Menurut Emil, yang membedakan adalah kesiapan warga dan pemerintah. ”(PPKM) ini harus diakui mirip PSBB. Bedanya kesiapan kita. Kalau ada kasus tracing-nya sudah cepat dengan antigen. PCR sudah banyak. Alat pelindung sudah. Dokter sudah ada APD,” tutur Emil pada Jumat (2/7).

Hal lain yang membedakan PPKM darurat dengan PSBB adalah adaptasi perilaku ekonomi. Menurut mantan Bupati Trenggalek itu, saat ini pelaku ekonomi tidak lagi stuck seperti tahun lalu.

”Kali ini adaptasi pelaku usaha sudah jauh lebih baik. Konsumen sudah adaptasi diri untuk tidak stuck di usaha kayak gini. Situasi gini sudah saling menyesuaikan. Insya Allah kondisi ekonomi nggak seperti tahun lalu,” kata Emil.

Emil mengaku, hingga kini masih menunggu aturan dan teknis jelas berdasar surat Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri). Sebab, hingga kini, pihaknya belum menerima surat tersebut.

”Kami masih nunggu Inmendagri. Rakor (rapat koordinasi) dari beberapa waktu terakhir ini transparan. Supaya masyarakat tahu. Karena aturannya langsung besok,” tutur Emil.

Dia berharap, masyarakat sudah langsung tahu apa saja pembatasan yang dilakukan di PPKM darurat. ”Ini masa darurat ya darurat. Proses sosialisasi ya mengikuti,” ucap Emil.

Bagikan berita ini:
10
2
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar