Warning Pemprov Sulsel, KPK: Pokja PBJ Jangan Genit-genit

Jumat, 2 Juli 2021 13:55

Person In Charge (PIC) Tim Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) Wilayah VIII KPK Sulsel, Tri Budi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat, (2/7/2021).

Dalam kunjungannya, KPK rapat bersama dengan pihak Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sulsel yang didampingi oleh pihak Inspektorat.

Person In Charge (PIC) Tim Koordinasi dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) Wilayah VIII KPK Sulawesi Selatan (Sulsel), Tri Budi mengatakan, maksud dan tujuan kunjungannya untuk melihat bagaimana progres pelaksanaan pengadaan barang dan jasa baik yang berasal dari APBD, PEN dan DAK.

Dari pertemuan dengan pihak PBJ, ia mengaku telah memberikan beberapa catatan-catatan penting sebagai bentuk rekomendasi untuk Pemprov ke depannya.

“Ada beberapa catatan semisalkan pelaksanaan pekerjaan yang masih belum dilakukan. Kemudian DAK yang juknis dari kementerian memang lambat yang menyebabkan keterlambatan,” katanya, ketika ditemui di Kantor Gubernur, Jumat, (2/7/2021).

Selain itu kata dia, perlu juga penguatan kepada pihak Pokja PBJ agar bisa bekerja sesuai dengan regulasi yang berlaku agar kasus dugaan TPK Suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan pemprov Sulsel tahun anggaran 2020-2021 tidak terulang.

“Bekerja sesuai dengan rambu-rambu yang ada, jangan khawatir. Karena ke depan itu harus belajar dari masa lalu. Tapi tidak membuat pekerjaan terhambat. Karena kalau pekerjaan cepat, ekonomi semakin bergulir dan masyarakat semakin mendapat manfaat,” jelasnya.

Bagikan berita ini:
4
10
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar