Pembangunan Islamic Center di Bone Disorot DPRD Sulsel, Ini Penjelasan Pemprov

Sabtu, 3 Juli 2021 22:57

Kantor DPRD Sulsel. (INT)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti pembangunan Islamic Center yang sementara masuk dalam tahap perampungan oleh Pemprov Sulsel.

Sorotan itu datang dari Komisi D Bidang Pembangunan DPRD Sulsel yang telah melakukan peninjauan langsung di lokasi.

“Ini ide siapa? Kok bangunannya seperti mau bikin yayasan sekolah?” kata anggota komisi D, Captain Haryadi, usai melakukan peninjauan, Sabtu (3/7/2021).

Ia mengaku heran karena dikiranya selama ini Islamic Center yang dibangun berada di pusat kota Bone, tapi ternyata ada di pelosok desa. Di dalam kompleks itu juga sementara dibangun gedung berlantai tiga yang diperuntukkan ruang belajar.

“Kalau memang niatnya bantu yayasan, kenapa tidak langsung bantuan hibah saja. Ini bisa jadi persoalan serius,” kata anggota komisi D lainnya, Mukhtar Badewing.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Cipta Karya Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel, Haeruddin yang ikut mendampingi dalam kunjungan DPRD menyebutkan, sebenarnya lokasi pembangunan Islamic Center di Pelattae tidak masuk kategori pelosok karena merupakan ibu kota kecamatan.

Selain itu ia menjelaskan, dipilihnya lokasi di sana dengan pertimbangan sudah ada lahan yang diserahkan oleh masyarakat dan memang sudah ada pesantren yang tinggal dikembangkan, dibuat lebih bagus.

“Bukan pelosok desa. Itu kan ibukota kecamatan juga di sana. Dan itu juga jalan provinsi yang cukup ramai. Sebenarnya ditunjuknya daerah Pelattae karena masyarakat sudah sedia lahannya untuk diserahkan kepada pemerintah provinsi. Jadi itu sebenarnya sudah merupakan aset pemprov,” ungkapnya kepada Fajar.co.id.

Bagikan berita ini:
2
3
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar