Preview Ukraina vs Inggris: Libatkan Psikolog

  • Bagikan
Pemain Inggris merayakan kemenangan. (Foto: Getty Images via BBC Live)

Kiper Inggris, Jordan Pickford sementara itu mengungkapkan bahwa psikolog tim Inggris telah membantu skuat untuk mempersiapkan diri. Para pemain kata Pickford dibantu sepanjang waktu oleh kepala psikologi Asosiasi Sepak Bola Inggris, Dr. Ian Mitchell.

“Kami memiliki staf, ilmuwan olahraga, dan psikolog terbaik. Kami memiliki semua itu untuk memberi kami kesempatan terbaik untuk hari Sabtu (Minggu). Kami memiliki beberapa sesi pemulihan yang tepat sebagai kelompok dengan Mitch. Mitch, staf analisis, mereka semua bekerja lembur agar kami berada di puncak kami,” ungkap Pickford di Evening Standard.

Kiper Everton itu memprediksi pertandingan kontra Ukraina ini memang tidak akan mudah. Karena itu, ia mengatakan Inggris harus berada di "A-Game" agar bisa memenangkan pertandingan dan lolos ke semifinal menghadapi pemenang antara Republik Ceko dan Denmark.

“Kami harus berada di A-Game kami (melawan Ukraina). Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Setiap pertandingan sulit. Kami akan siap," kata pemain berusia 27 tahun itu dikutip dari  The News & Star.

Setelah mendapat dukungan luar biasa sejak fase grup, situasi berbeda akan dihadapi Inggris di Roma. Namun, jika Inggris berhasil mencapai semifinal, mereka akan kembali ke Wembley. “Kami harus menciptakan atmosfer kami sendiri di Roma, yang mampu kami lakukan. Para penggemar luar biasa. Ini memberi kami motivasi tambahan untuk kembali ke [Wembley] untuk semifinal dengan 60.000 penggemar,” tegasnya.

Bek Inggris, Luke Shaw mengakui bermain di Roma memberikan ujian yang berbeda.  Makanya, pemain Manchester United tersebut memperingatkan rekan satu timnya. Khususnya setelah melihat bagaimana cara Ukraina menyingkirkan Swedia di babak 16 besar.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan