Preview Ukraina vs Inggris: Libatkan Psikolog

  • Bagikan
Pemain Inggris merayakan kemenangan. (Foto: Getty Images via BBC Live)

FAJAR.CO.ID, ROMA—Inggris akan berduel dengan Ukraina di perempat final Piala Eropa 2020 dengan percaya diri setelah mengalahkan Jerman di babak 16 besar. Namun, ada kekhawatiran pemain overconfidence dan terlena sehingga mereka harus dibantu psikolog.

Kemenangan 2-0 atas Der Panzer, julukan Jerman adalah yang pertama di fase knockout sejak 1966 atau dalam 55 tahun terakhir. Pertandingan itu diklaim Manajer Inggris, Gareth Southgate sangat melelahkan secara fisik dan mental.

Pada saat bersamaan, antusiasme kesuksesan itu menyebar ke seluruh negeri dan menciptakan atmosfer bahwa Tim Tiga Singa sekarang harus memenangkan Piala Eropa. Southgate menyebut ini adalah situasi yang berbahaya bagi anak asuhnya jika mereka tidak mampu mengelolanya dengan baik.

Persiapan mental akan sangat penting karena ini adalah kesempatan bersejarah mereka untuk meraih gelar perdana. Makanya, mereka harus memasuki pertandingan dengan tenang. Apalagi, laga kontra Ukraina ini akan mereka mainkan di Olimpico Stadium, Roma.

"Ini adalah momen berbahaya bagi kami. Kami merasakan antusiasme kesuksesan yang membawa seluruh negeri dan yang sekarang menciptakan atmosfer bahwa kami harus memenangkan piala. Tetapi kami sadar bahwa ini akan menjadi tantangan terbesar bagi kami. Para pemain siap untuk itu,” kata Southgate dikutip dari Sport World News.

Menurut Southgate, timnya tidak boleh berpikir bahwa pekerjaan mereka sudah selesai. Alasannya, mereka belum mendapatkan apapun. "Kami pernah berada di semifinal Kejuaraan Eropa dan sekarang kami memiliki kesempatan untuk mengulangi hasil itu dan melakukan sesuatu yang istimewa," tegasnya.

Kiper Inggris, Jordan Pickford sementara itu mengungkapkan bahwa psikolog tim Inggris telah membantu skuat untuk mempersiapkan diri. Para pemain kata Pickford dibantu sepanjang waktu oleh kepala psikologi Asosiasi Sepak Bola Inggris, Dr. Ian Mitchell.

“Kami memiliki staf, ilmuwan olahraga, dan psikolog terbaik. Kami memiliki semua itu untuk memberi kami kesempatan terbaik untuk hari Sabtu (Minggu). Kami memiliki beberapa sesi pemulihan yang tepat sebagai kelompok dengan Mitch. Mitch, staf analisis, mereka semua bekerja lembur agar kami berada di puncak kami,” ungkap Pickford di Evening Standard.

Kiper Everton itu memprediksi pertandingan kontra Ukraina ini memang tidak akan mudah. Karena itu, ia mengatakan Inggris harus berada di "A-Game" agar bisa memenangkan pertandingan dan lolos ke semifinal menghadapi pemenang antara Republik Ceko dan Denmark.

“Kami harus berada di A-Game kami (melawan Ukraina). Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Setiap pertandingan sulit. Kami akan siap," kata pemain berusia 27 tahun itu dikutip dari  The News & Star.

Setelah mendapat dukungan luar biasa sejak fase grup, situasi berbeda akan dihadapi Inggris di Roma. Namun, jika Inggris berhasil mencapai semifinal, mereka akan kembali ke Wembley. “Kami harus menciptakan atmosfer kami sendiri di Roma, yang mampu kami lakukan. Para penggemar luar biasa. Ini memberi kami motivasi tambahan untuk kembali ke [Wembley] untuk semifinal dengan 60.000 penggemar,” tegasnya.

Bek Inggris, Luke Shaw mengakui bermain di Roma memberikan ujian yang berbeda.  Makanya, pemain Manchester United tersebut memperingatkan rekan satu timnya. Khususnya setelah melihat bagaimana cara Ukraina menyingkirkan Swedia di babak 16 besar.

“Mereka mengubah formasi di pertandingan terakhir, jadi kami perlu sedikit mewaspadai itu. Kami perlu memastikan bahwa kami masuk ke pertandingan ini dengan cara yang benar. Tetapi ini adalah ujian yang siap kami hadapi. Kami hanya fokus pada pertandingan ini sekarang karena jika kami tidak mendapatkan hasil, hasil melawan Jerman tidak berarti apa-apa,” jelasnya.

“Kami selalu memiliki keyakinan bahwa kami bisa melangkah sejauh ini, tetapi terutama dengan hasil yang kami dapatkan melawan Jerman, itu memberi kami kepercayaan diri ekstra,” lanjut bek kiri berusia 25 tahun tersebut.

Di kubu Ukraina, mereka menyambut tantangan ini dengan santai. Pelatih Ukraina, Andriy Shevchenko menyebut anak asuhnya sudah mencatatkan sukses luar biasa dengan lolos ke delapan besar dan laga kontra Inggris mereka anggap sebagai bonus tambahan.

Makanya, mantan pemain Chelsea itu lebih memilih memuji Tim Tiga Singa. "Inggris adalah tim yang hebat, mereka memiliki bangku cadangan yang dalam, staf pelatih yang luar biasa dan kami sepenuhnya menyadari betapa sulitnya pertandingan ini. Mereka sangat sulit untuk dijebol,” kata Sheva di UEFA.com.

Tapi Sheva juga yakin timnya tidak akan memberi jalan mudah pada Inggris. “Kekuatan mereka seharusnya tidak menakut-nakuti kami. Itu akan memotivasi kami karena segala sesuatu mungkin terjadi dalam sepak bola seperti dalam kehidupan dan kami akan bermain sepenuh hati untuk memberi penggemar kami lebih banyak lagi kesempatan untuk bersorak," ujarnya.

Oleksandr Zinchenko yang bermain untuk Manchester City menambahkan, pengetahuannya tentang para pemain Inggris akan sangat membantu untuk duel ini. “Saya mengenal cukup banyak pemain Inggris secara pribadi karena saya melihat mereka di Liga Premier. Saya yakin tim pelatih akan mendapatkan strategi,” jelas Zinchenko di The Sports Bank.

Pemain 24 tahun itu secara khusus mengomentari Raheem Sterling yang menjadi top skor Inggris dengan tiga gol. Bagi Zinchenko, rekan setimnya itu adalah pemain yang sangat berbahaya. “Raheem Sterling adalah salah satu pemain sayap terbaik di dunia, dan saat ini dia dalam performa yang luar biasa. Dia hebat. Dia membuat perbedaan untuk Inggris,” tandasnya.

Ukraina hanya akan kehilangan Artem Besedin sehingga mereka diprediksi akan memainkan starter yang sama seperti saat mengalahkan Swedia. Sementara pelatih Inggris kemungkinan agak sedikit bingung dalam menentukan starting XI. Selain Mason Mount sudah kembali ke tim, Southgate juga harus berpikir ulang soal barisan pertahanannya. Apakah akan mempertahankan komposisi tiga bek seperti kala menghadapi Jerman atau kembali ke formasi semula; empat bek. (amr)

Prakiraan Pemain

Ukraina (5-3-2): Bushchan; Karavaev, Zabarnyi, Kryvtsov, Matviyenko, Zinchenko; Sydorchuk, Stepanenko, Shaparenko; Yarmolenko, Yaremchuk

Inggris (4-2-3-1): Pickford; Walker, Stones, Maguire, Shaw; Henderson, Rice; Foden, Mount, Sterling; Kane

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan