Sungai Penyebab Banjir Bandang di Wajo Mulai Dinormalisasi

Sabtu, 3 Juli 2021 22:03

Alat berat ekskavator BBWS Pompengan-Jeneberang melakukan pengerukan sedimentasi di DAS Lajokka, Kecamatan Tanasitolo, S...

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Pendangkalan sungai yang menyebabkan banjir di wilayah Kecamatan Tanasitolo Kabupaten Wajo telah dinormalisasi.

Kabid Sungai, Danau, Waduk dan Pantai Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Wajo, Andi Usri mengatakan, normalisasi sungai dilaksanakan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan-Jeneberang bertujuan mengantisipasi banjir susulan.

Banjir bandang yang menerjang beberapa desa di Tanasitolo beberapa waktu lalu, disebabkan karena sungai mengalami pendangkalan dan penyempitan.

“Normalisasi di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Lajokka sampai Bacu-bacu dilakukan sampai 10 hari ke depan,” ujarnya, Sabtu, 3 Juli 2021.

Sungai tersebut melintasi empat desa. Yakni, Inalipue, Mannagae, Tonralipue, dan Lowa. Selain dilakukan normalisasi, material yang terbawah banjir akan dibersihkan, agar memperlancar arus air hingga ke hilir.

Bupati Wajo, Amran Mahmud, berujar, langkah tersebut dilakukan, lantaran sungai mengalami pendangkalan dan penyempitan. Dulu memiliki kapasitas yang ideal dengan kedalaman 15 meter dan lebar 12 meter.

“Wajo masih berpotensi turun hujan deras. Makanya segera kita koordinasikan agar dinormalisasi, untuk mengantisipasi banjir susulan,” kuncinya. (man)

Bagikan berita ini:
7
2
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar