Dana Desa Dipakai Berwisata, Kejaksaan Janji Telisik

Minggu, 4 Juli 2021 11:19

ILUSTRASI. (INT)

Namun sayangnya penyaluran tersebut tak sejalan dengan program yang mestinya jadi prioritas pemerintah. Pada pertengahan Juni lalu, 50 orang yang terdiri dari rombongan kepala desa beserta istri melakukan studi banding ke Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten menggunakan Dana Desa di akhir masa jabatannya.

Tak hanya memboyong istri, mereka juga mengajak jajaran pengurus BUMDes. Jumlah anggaran yang dihabiskan dalam kunjungan tersebut diperkirakan mencapai Rp280 juta.

Ada juga kegiatan Bimbingan Teknis yang dilaksanakan di Kota Makassar, satu pekan sebelum studi banding dan diikuti oleh 150 orang. Dimana kegiatan ini diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp675 juta. Sebab, biaya satu orang sebesar Rp4,5 juta.

Kepala Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan mengungkap, sumber anggaran untuk membiayai kegiatan tersebut berasal dari Dana Desa. Namun, di mengklaim, jika kegiatan yang dilakukan akan berdampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD).

“Alasannya, karena kami berkunjung untuk mempelajari pengelolaan wisata dan keterampilan atau produk desa yang bisa menggairahkan ekonomi kreatif dalam pengembangan desa,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Abdesi Sinjai tersebut.

Bagikan berita ini:
3
1
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar