PPKM Darurat Diberlakukan, Tetapi Gerbang Internasional Masih Buka, Alvien Lie: Percuma

Minggu, 4 Juli 2021 14:32

Personel RS Baznas mengunjungi Wisma Atlet yang disulap jadi RS Darurat menangani wabah Covid-19 (23/3). (Dok. Baznas)

FAJAR.CO.ID — Keputusan pemerintah yang masih membuka kedatangan warga asing dari luar negeri dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mendapat kritik tajam dari Pengamat penerbangan. Alvien Lie.

Menurut Alvin, keputusan pemerintah dengan membuka akses perbatasan hanya membuat pembatasan domestik lewat PPKM Darurat justru sia-sia.

“Mengapa sampai detik ini pemerintah tidak berani menutup gerbang penumpang internasional? Varian Covid-19 berasal dari negara lain. Kemudian meluas karena mobilitas domestik, percuma batasi mobilitas domestik jika gerbang internasional terus dibuka,” kata Alvin dalam cuitannya, Jumat (2/7/2021).

Ia menjelaskan, pembatasan mobilitas dari luar negeri bukan hanya melalui penerbangan. Namun, semua akses perbatasan lain baik darat maupun laut.

Alvin ingat saat pemerintah tetap membuka penerbangan dari luar negeri saat temuan Covid-19 kali pertama ditemukan di China dan ramai di negara lain. Begitu pula saat kasus belakangan meledak di India.

Alvin mengaku khawatir, model penanganan apapun oleh pemerintah justru akan sia-sia jika terus membuka akses penerbangan atau perbatasan internasional.

“Saya khawatir kalau kita hanya mengurusi pergerakan manusia di dalam negeri, sedangkan sumber bocornya itu adalah dari luar negeri tidak ditutup kita akan sia-sia,” kata Alvin.

“Jadi, untuk mendukung efektivitas PPKM darurat ini, alangkah baiknya juga pemerintah menutup semua penumpang dari luar negeri, moda apapun dihentikan dulu,” imbuhnya.

Bagikan berita ini:
7
3
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar