Puluhan Pasien Covid-19 Dikabarkan Meninggal Buntut Oksigen Langka, Begini Klarifikasi RS

Minggu, 4 Juli 2021 15:39

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID — Kelangkaan oksigen terjadi di RS Sardjito Jogjakarta, yang merupakan rumah sakit rujukan Covid-19. Pihak Direktur Utama RS sampai melayangkan surat pada Kementerian Kesehatan bahwa oksigen di RS itu habis. Akibatnya, tersiar kabar bahwa 63 pasien meninggal karena kehabisan oksigen.

JawaPos.com (grup FAJAR) mencoba mengklarifikasi hal ini kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (PERSI), dr. Lia G. Partakusuma. Disebutkan dalam sejumlah artikel, bahwa ada sebanyak 63 pasien meninggal dunia dalam sehari.

“Pasien yang meninggal tidak dipisahkan apakah memang karen kurang Oksigen atau memang sudah berat kasusnya,” tegas Lia kepada JawaPos.com, Minggu (4/7/2021).

Meski begitu, memastikan bahwa sejauh ini oksigen sudah dipasok kembali ke RS Sardjito sekitar pukul 1 dini hari tadi. Ia mengakui memang karena banyaknya pasien maka oksigen cepat habis.

“Pagi tadi jam 1 sudah datang pasokan oksigen ke RS Sardjito. Memang karena banyaknya pasien, satu hari saja sudah habis oksigen. Sehingga pagi diisi, sore harus dipasok kembali,” jelasnya.

Hal senada juga dibenarkan oleh Juru Bicara Vaksinasi dan Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi. Menurut Nadia, sejauh ini kebutuhan oksigen di sana sudah dipasok sebanyak 2 ton.

“Iya betul kemarin sempat RSUP Sardjito mengalami hal tersebut tetapi sekarang oksigen sudah disupply 2 ton,” katanya.

Bagikan berita ini:
6
10
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar