Melanggar PPKM Darurat di Surabaya, Disanksi Kunjungi Kuburan

Senin, 5 Juli 2021 11:07

Kasatpol PP Edi Christijanto memberikan wejangan kepada pelanggar PPKM darurat di TPU Keputih. Mereka juga akan diminta untuk merawat para penghuni liponsos. (Robertus Risky/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Perang melawan Covid-19 kembali digelorakan. Sejak dua hari lalu, Pemkot Surabaya menerapkan PPKM darurat. Aktivitas warga dibatasi. Sayangnya, masih ada saja yang melanggar aturan.

Sabtu malam (3/7), Wali Kota Eri Cahyadi bersama Forkopimda Surabaya berkeliling kota. Mereka memantau penerapan PPKM darurat. Total ada 33 titik yang dipelototi. Pukul 19.00, rombongan bergerak dari Taman Surya. Lokasi pertama yang dituju ialah kawasan Genteng Kali. Di wilayah tersebut, pelaku ekonomi serta warga taat aturan.

Pemandangan serupa terlihat di Tunjungan, Embong Malang, serta Kedungdoro. Seluruh lapak penjual di jalan tutup. Namun, di kawasan Jalan Indrapura, berdekatan dengan Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI), rombongan menepi. Sebab, ada sebuah warung kopi (warkop) yang masih buka. Eri turun untuk melakukan pemantauan. Di dalam warkop itu, ada empat pemuda. Mereka tampak sempoyongan. Saat petugas melakukan pemeriksaan, ditemukan sebuah botol minuman keras (miras).

’’Wah, iki langsung masuk bus,’’ ucap Kasatpol PP Eddy Christijanto. Hukuman sosial diberikan. Pelanggar diajak tour of duty. Bukan perjalanan wisata. Namun, mereka diajak ke TPU Keputih.

Bagikan berita ini:
9
1
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar