Oksigen Langka, DPR: Perlu Kebijakan Extra Ordinary

  • Bagikan
Petugas membawa tabung oksigen di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Sardjito, Jogjakarta, Minggu (4/7). Ketersediaan oksigen medis di RSUP dr. Sardjito memasuki level kritis karena pasien terkonfirmasi Covid-19 melonjak drastis. (foto : Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja)

“BUMN harus menjadi yang terdepan dalam situasi darurat oksigen ini,” katanya.

Legislator PKS ini juga meminta pemerintah mengawasi kenaikan harga tabung oksigen dan perlengkapannya dan pengisian oksigen yang mulai tidak wajar.

“Saya mendapatkan informasi kalau harga sudah meningkat tidak wajar, sampai 500 persen. Harga tabung yang biasa 500 ribu melonjak sampai 2,5 juta,” ungkapnya.

Dirinya meminta pemerintah mengerahkan TNI dan Polri untuk mengawasi kenaikan harga ini dan menindak spekulan yang menjual harga tabung maupun menetapkan harga pengisian oksigen jauh diatas harga wajar.

“Fungsi pengawasan harga dan ketersediaan oksigen ini harus dilakukan juga dalam masa PPDB Darurat,” ujarnya.

Jangan sampai masyarakat yang sudah mendapat musibah akibat terpapar Covid-19 mendapatkan masalah lagi karena kelangkaan dan mahalnya tabung oksigen. (jpc)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan