Andi Guntur, Putra Andi Sose yang Namanya Diambil dari Operasi Penumpasan DI/TII

Selasa, 6 Juli 2021 10:29

Ketua Harian (Ketua I) DPD Konferensi Advokat Indonesia (KAI) Sulsel, Andi Muhammad Guntur Sose (Foto: Selfi/Fajar)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Andi Sose dikenal sebagai salah satu tokoh di Sulawesi Selatan yang pernah memiliki peranan cukup penting dalam sejarah di Indonesia.

Dia pernah memimpin Laskar Harimau Indonesia pada masa revolusi dengan berjuang bergerilya untuk kemerdekaan. Sejarah juga mencatat ia pernah bergabung bersama Pimpinan DI/TII Sulawesi, Kahar Muzakkar sebelum akhirnya ia tergabung dalam struktur TNI.

Ketika ia kembali ke pangkuan NKRI, ia aktif dalam melakukan penumpasan terhadap gerakan DI/TII di Sulawesi. Pada tanggal 12 Mei 1960 sampai 16 Agustus 1960, ia bertugas memimpin resimen tim pertempuran “Guntur” Dam XIV/Sulawesi Selatan – Tenggara (Sulselra) yang saat itu telah berpangkat Letnan Kolonel.

Sementara dalam memimpin pasukan tersebut, sang Istri, Sitti Hasna Karaeng Bau yang sedang mengandung anak kelimanya di Pare-pare (saat ini masuk wilayah Provinsi Sulsel), melahirkan pada tanggal 21 Mei 1960.

Karena itu, ia meminta sang anak diberikan nama Guntur, dengan mana lengkap Andi Muhammad Guntur Sose, diambil dari nama pasukan operasi penumpasan DI/TII yang dikomandoinya.

Begitulah Andi Guntur Sose bercerita terkait sejarah namanya yang diberikan oleh sang ayah ketika ditemui di kediamannya, rumah almarhum Andi Sose, di Jalan Sungai Tangka, Senin, (5/7/2021) malam.

Lanjut, ia menceritakan pengalamannya bersama sang ayah selama masih hidup. Ia mengaku banyak belajar dari Andi Sose terkait dengan kedisiplinannya.

Bagikan berita ini:
2
1
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar