Bantuan Baznas Tak Tepat Sasaran, Bupati Enrekang: Kembalikan!

Selasa, 6 Juli 2021 13:38

Bupati Enrekang, Muslimin Bando

FAJAR.CO.ID, ENREKANG– Setelah kedapatan memberikan bantuan pendanaan penelitian kepada rektor Universitas Muhammadiyah Enrekang (Unimen), kantor lembaga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Enrekang didatangi sejumlah massa, Selasa, (6/7/2021)

Massa yang tergabung dalam Pergerakan Koalisi Rakyat (Perkara), melakukan aksi demonstrasi menuntut transparansi penyaluran bantuan Bazarnas di Kabupaten Enrekang. Massa juga mengkritik adanya pemberian bantuan penelitian kepada rektor Unimen Enrekang.

Jendral lapangan Perkara, Ciwang mengatakan, pemberian bantuan kepada seorang rektor dinilai tidak etis, mengingat dana Baznas yang bersumber dari masyarakat. Sehingga pihaknya menuntut pemerintah melakukan evaluasi kinerja Baznas Enrekang.

“Ini tidak tepat sasaran. Masih banyak fakir miskin yang belum mendapat perhatian, kenapa bukan itu yang dibantu. Baznas ini tebang pilih menyalurkan bantuan, pejabat diberikan bantuan tapi golongan miskin tidak diperhatikan,” teriaknya di halaman kantor Baznas Enrekang.

Tak hanya di satu titik, massa juga melanjutkan aksinya di Polres Enrekang dan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Enrekang. Ciwang mengungkapkan, pihaknya juga mendesak agar Polres Enrekang mengaudit anggaran Baznas Enrekang.

“Kepolisian harus melakukan audit anggaran Baznas ini. Sementara untuk DPRD jangan lemah pengawasan, berikan sanksi kepada Baznas sesuai UU yang berlaku,” ujarnya.

Sebelumnya, Baznas Enrekang diketahui memberikan bantuan pendanaan penelitian doktor rektor Unimen, Yunus Busa. Bantuan tersebut digelontorkan pada periode Plt Baznas Enrekang, Syawal Sitonda, Juni 2021 lalu senilai Rp10 juta. Syawal Sitonda memang saat ini sebagai Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Unimen Enrekang.

Bagikan berita ini:
6
1
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar